Korban Meninggal Banjir Jabodetabek 60 Orang, Ini yang Harus Disiapkan Jika Terjadi Bencana

Untuk itu kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana sangat penting sekali dilakukan.

(DOKUMENTASI BNPB)
Tampilan banjir Jakarta dari helikopter pada Rabu (1/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM- Korban akibat musibah banjir di sejumlah daerah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) terus bertambah. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan kabar terbaru soal korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jabodetabek.

Melansir laman bnpb.go.id, korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor hingga Sabtu, 4 Januari 2020, pukul 18.00 WIB, sejumlah 60 orang. 

Tidak hanya itu saja, terdata juga ada dua orang yang hilang.

Diinformasikan tambahan korban meninggal berasal dari Kabupaten Lebak, Banten. 

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir pada 5-8 Januari 2020 di Daerah Ini Termasuk Bali

Adu Ampuh Cara Anies Baswedan dan Ahok Mengatasi Banjir Jakarta, Ini Perbedaan Program-programnya

Sedangkan pengungsi di beberapa wilayah mengalami penurunan dari 173.064 jiwa menjadi 92.261.

Dilaporkan juga pengungsi ada yang sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

Seperti diketahui, Indonesia merupakan wilayah yang terletak di antara 3 lempeng tektonik.

Yakni lempeng eurasia, pasifik dan juga hindia-australia.

Untuk itu Indonesia memiliki wilayah yang sangat rentan mengalami bencana alam.

Halaman
1234
Editor: Huda Miftachul Huda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved