Meski Hemat Listrik, Berikut Bahaya Tersembunyi Lampu LED yang Bisa Rusak Retina dan Picu Kebutaan

Bukan hanya sebagai penerang ruangan, lampu LED juga digunakan pada layar alat eletkronik seperti komputer hingga handphone.

Thinkstock/DKsamco via Kompas.com
Ilustrasi lampu LED 

TRIBUN-BALI.COM - Sekarang ini, lampu LED menjadi salah satu jenis penerangan yang banyak digunakan di rumah hingga kantor.

Bukan hanya sebagai penerang ruangan, lampu LED juga digunakan pada layar alat eletkronik seperti komputer hingga handphone.

Lampu LED juga dikenal hemat listrik, tapi ternyata ada bahaya yang mengancam bahkan disebut bisa memicu kebutaan.

Namun tahukah kamu, jika terlalu banyak terpapar sinar lampu LED bisa sebabkan kebutaan?

Kebutaan yang disebabkan oleh cahaya biru pada lampu LED karena merusak retina.

Seorang peneliti bernama Dr Celia Sanchez-Ramos dari Unversitas Madrit mengatakan bahwa terpapar sinar LED terlalu lama bisa menyebabkan kerusakan retina.

Menurutnya pula, anak kecil lebih rentan untuk terkena dampak dari cahaya LED karena sistem syarafnya belum sekuat orang dewasa.

Sehingga sebaiknya perhatikan usia Si Kecil sebelum memberikan gawai agar ia tidak terkena dampak dari LED bagi matanya ya.

Terus-menerus Pikirkan Tempat Liburan, Bisa Jadi Kamu Kena Depresi Usai Liburan, Ini Cara Mengatasi

Tahun 2020 Pantai Yeh Malet Ditata Lagi, Berharap Berikan Dampak Positif Untuk Masyarakat Sekitar

Retina sendiri merupakan sebuah bagian dari mata yang berfungsi untuk menangkap semua gambaran yang dilihat oleh mata kemudian diteruskan ke dalam kornea.

Dalam retina terdapat banyak jutaan sel yang peka akan cahaya sehingga jika mata terkena paparan lampu LED terus-menerus bisa merusak kepekaan cahaya tersebut.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved