Breaking News:

Dinilai Lalai dan Tak Mampu Atasi Banjir Jakarta, Sejumlah Warga Akan Gugat Pemprov DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini harus bersiap menghadapi rencana gugatan perdata oleh sejumlah warga Jakarta yang menjadi korban banjir pada 1

Editor: Ady Sucipto
(SYIFA NURI KHAIRUNNISA)
Ketinggian air sudah mencapai setengah badan mobil kala banjir melanda Perumahan Kartika Baru, Rabu (01/01/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini harus bersiap menghadapi rencana gugatan perdata oleh sejumlah warga Jakarta yang menjadi korban banjir pada 1 Januari 2020. 

Rencana gugatan perdata tersebut akan difasilitasi  oleh Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta 2020.

Mereka akan melayangkan gugatan dengan mekanisme class action atau gugatan perwakilan kelompok terhadap Pemprov DKI Jakarta.

Juru Bicara Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta 2020 Alvon Kurnia Palma, Minggu (5/1/2020), mengatakan, pihaknya mengajak warga Jakarta yang merasa dirugikan secara material dan immaterial akibat banjir untuk menggugat secara perdata Pemprov DKI.

Pemprov DKI dinilai lalai dan tidak mampu mengatasi permasalahan banjir di Jakarta.

"Kami menilai banyaknya permasalahan yang terjadi, kemudian begitu besarnya kerugian yang diterima masyarakat akibat dari suatu dugaan perbuatan melawan hukum yang telah dilakukan. Oleh sebab itu, kami mengajak teman-teman yang lain (korban banjir) untuk melakukan gugatan class action ini sendiri," kata Alvon.

Alvon menambahkan, gugatan class action merupakan upaya hukum korban banjir Jakarta bisa menuntut ganti rugi atas kerugian yang diderita kepada Pemprov DKI.

Warga Jakarta yang ingin mendaftarkan diri sebagai penggugat bisa mengirim data identitas diri sesuai KTP DKI Jakarta.

"Daftar bisa langsung kirim nama, alamat, nomor telepon, handphone, KTP DKI, rincian dan perkiraan jumlah kerugian, foto-foto bukti kerugian, waktu kejadian atau peristiwa sama yakni tanggal 1 Januari 2020, dikirim ke email: banjirdki2020@gmail.com," ujar Alvon.

Pendaftaran ini tidak dipungut biaya dan akan ditutup pada Kamis (9/1/2020) mendatang.

"Sejauh ini sudah sekitar 30 orang yang daftar dan akan bertambah," ujar Alvon.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Warga Jakarta Korban Banjir Berencana Gugat Pemprov DKI Karena Tak Mampu Atasi Banjir

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved