Kronologi Made Rai Topan Aniaya & Pukul Sekuriti Rumah Dinas Bupati Badung, Dipicu Gara-gara Ini

Seorang pria asal Banjar Grokgak, Desa Sempidi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, dibekuk polisi lantaran telah menjotos petugas sekuriti

Kronologi Made Rai Topan Aniaya & Pukul Sekuriti Rumah Dinas Bupati Badung, Dipicu Gara-gara Ini
Dok Polsek Mengwi
Terduga pelaku pemukulan sekuriti, Made Rai Topan Mulyawan kaki tangannya di borgol dengan rantai saat diamankan Polsek Mengwi. 

Dijelaskan, korban yang juga petugas sekuriti di Puspem pernah mengumpulkan KTP anggota satpam di Puspem.  

"Intinya dibilang masalahnya perekrutan sekuriti. Tapi untuk rinciannya, kurang jelas, karena sudah ditangani oleh Polsek Mengwi," kata sumber itu.

Sumber itu melanjutkan, saat pelaku tersinggung dengan pembicaraan korban, pelaku langsung menendang kaki kiri korban sekali dan memukul bibir korban sebanyak satu kali.

"Kakinya yang ditendang terasa sakit, serta mulut sekuriti juga robek," kata sumber itu.

Kasubag Humas Polres Badung, Inspektur Satu (Iptu) I Ketut Gede Oka Bawa SH saat dikonfirmasi Minggu (5/1) membenarkan adanya kejadian itu. Ia mengatakan, setelah kejadian korban langsung melapor ke Polsek Mengwi.

"Iya kejadiannya pada Minggu (5/1) sore di rumah jabatan bupati," kata Oka Bawa.

Oka Bawa mengungkapkan, setelah menerima laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Mengwi langsung melaksanakan pencarian terhadap Topan. Pelaku berhasil diamankan di rumahnya di Banjar Grokgak, Desa Sempidi.

"Saat diamankan pelaku tidak melawan. Kini masih dilakukan penyelidikan di Polsek Mengwi," kata Oka Bawa sembari mengatakan pelaku sudah diamankan.

Sementara itu, Kapolsek Mengwi AKP Gede Putra Astawa, SH, SIK belum bisa dikonfirmasi. Dihubungi via telepon tidak diangkat meski terdengar nada sambung.(*) 

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved