Pekak Wasna Tewas Tergeletak Seusai Tabrakan Di Jalur Denpasar-Gilimanuk

Pekak Wasna meninggal dunia di TKP. Korban mengalami luka berat di bagian kepala.

Pekak Wasna Tewas Tergeletak Seusai Tabrakan Di Jalur Denpasar-Gilimanuk
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Seorang pengendara motor bernama I Nyoman Wasna (68) warga
Lingkungan Petapan Persidi, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali menjadi korban kecelakaan.

Pekak Wasna meninggal dunia di TKP seusai mengalami luka berat di bagian kepala.

Kasatlantas Polres Jembrana, IPTU Shinta Ayu Pramesti mengatakan, Pekak Wasna mengendarai Honda Vario NoPol DK 5757 WS.

Korban mengalami luka robek pada kepala dan meninggal dunia di TKP.

Kejadian sendiri terjadi sekitar pukul 07:00 Wita, lokasi TKP tepat di Jalan Umum jurusan Denpasar-Gilimanuk KM 86-87 Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamaran Mendoyo, Jembrana.

"Korban mengendarai motor seorang diri. Saat di TKP petugas mengatur lalu lintas dan sudah mendapati korban meninggal dunia," jelasnya.

Korban sendiri, sambung Shinta, bertabrakan dengan motor Yamaha Xion NoPol DK 3582 ZO.

Yang dikendarai oleh I Nyoman Parwata (47) warga Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo.

Korban mengalami luka robek pada kepala dan dirawat di Puskesmas Mendoyo.

"Jadi ini tabrakan motor dengan motor. Untuk pengendara xion masih dirawat karena mengalami luka di kepalanya," bebernya. (ang).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved