Pelaku Pemukul Sekuriti Puspem Badung Ternyata Sering Keluar Masuk Sel Tahanan

Pelaku yang memukul sekuriti di Rumah Jabatan Bupati Badung, Made Rai Topan Mulyawan (37) ternyata sering keluar masuk bui.

Pelaku Pemukul Sekuriti Puspem Badung Ternyata Sering Keluar Masuk Sel Tahanan
Tribun Lampung
Ilustrasi penganiayaan 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pelaku yang memukul sekuriti di Rumah Jabatan Bupati Badung, Made Rai Topan Mulyawan (37) ternyata sering keluar masuk bui.

Bahkan dirinya pernah terjerat kasus di Polres Tabanan dan Polsek Denpasar Barat.

Pria asal Banjar Grokgak, Desa Sempidi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung itu pun kini dibekap di sel tahanan Polsek Mengwi.

Kasus pemukulan terhadap sekuriti itu akan terus berlanjut sesuai proses hukum.

Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Mengwi Iptu I Wayan Sujana, S.H.,M.H didampingi Kapolsek Mengwi AKP Gede Putra Astawa, SH, SIK, Senin (6/1/2020)

Menurutnya, pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan.

"Kita tetap sesuai dengan prosedur dan pelaku sudah diamankan," katanya.

Kapolsek Mengwi AKP Gede Putra Astawa, SH, SIK mengatakan dari hasil penyelidikan ternyata pelaku sering keluar masuk tahanan.

Harus Duduk Lama Saat Bekerja? Kurangi Sakit Punggung dengan 5 Langkah Sederhana Ini

5 Jurusan Kuliah Paling Relevan dengan Pekerjaan Paling Dicari Tahun 2020

Pasalnya pertama ia pernah terjerat kasus pengeroyokan di Polres Tabanan.

"Iya, dari hasil penyelidikan, ia pernah ditahan di Polres Tabanan karena kasus pengroyokan," bebernya.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved