Bali United

Wayan Sukadana Hal Ini Jadi Alasan Bali United Agresif Datangkan Pemain Anyar di 2020

Bali United akan segera melakoni musim 2020 dengan berbagai macam kompetisi, baik nasional maupun internasional.

TRIBUN BALI/M FIRDIAN SANI
Wayan Sukadana saat dijumpai dikediamannya, Canggu Permai, Bali, beberapa waktu lalu. 

Wayan Sukadana Hal Ini Jadi Alasan Bali United Agresif Datangkan Pemain Anyar di 2020

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali United akan segera melakoni musim 2020 dengan berbagai macam kompetisi, baik nasional maupun internasional.

Liga 1, Playoff ACL, AFC Cup, Piala Indonesia, Piala Presiden, dan Asean Club Championship adalah kompetisi yang akan diikuti Bali United.

Wayan Sukadana yang merupakan pengamat sepak bola di Bali menanggapi hal itu.

Menurutnya, kompetisi itu sudah dipersiapkan tim manajemen dan pelatih dengan membeli sejumlah pemain anyar.

"Saya rasa pihak manajemen sudah mempersiapkan itu dengan berkoordinasi dengan pelatih. Mungkin dengan melihat pemain-pemain yang diambil ini, pasti sudah dipilah-pilah."

"Untuk pemain Asia pemainnya ini, untuk piala Presiden ini, untuk kompetisi ini, karena saya lihat kualitas kiper hampir sama, Wawan dengan Nadeo," katanya saat ditemui Tribun Bali di kediamannya, Canggu, Bali, beberapa waktu yang lalu.

Persaingan Hariono di Lini Tengah Bali United, Siapa Layak Tampil di Level Asia?

Ini Nilai Lebih Hariono di Mata Pelatih Bali United, Teco:Dia Lebih Agresif Dibanding Pemain Lain

Tercatat nama-nama seperti Hariono, Gavin Kwan Adsit, Nadeo Argawinata, M. Rahmat, Lerby Eliandry, Sidik Saimima telah resmi bergabung dalam skuad Tim Serdadu Tridatu.

Dalam hal setrategi, Sukadana mengatakan jika Bali United harus pintar membagi pemain, menghindari pemain dari rasa jenuh dan cidera.

"Setrateginnya memang harus dibagi-bagi seperti itu. Tujuannya adalah untuk menghindari kejenuhan. Kalau sudah jenuh, dia ada rawan untuk cidera karena kondisi mereka kan juga lelah. Karena pemain kalau main terus menerus pasti akan jenuh atau kelelahan apalagi main di luar, tidak di Bali," jelasnya.

Capello Sebut Bale Sudah Tak Fokus di Sepak Bola, Bagaimana di Piala Eropa 2020 Nanti?

Menanti Langkah Ronaldo Setelah Piala Eropa 2020 Usai

Cristiano Ronaldo Akan Gantung Sepatu Usai Piala Eropa 2020? Atau Bertahan Hingga Usia 40 Tahun

Pemain legenda Bali Devata yakin Pelatih Bali United, Coach Teco telah memikirkan hal itu dengan matang.

Ia memenyebut jika pemain memang harus diberikan porsinya masing-masing.

"Saya yakin. Itu yang harus dilakukan, tim mana yang harus diprioritaskan untuk liga Champions."

"Mana yang diproritaskan untuk kompetisi, mana yang difokuskan untuk piala Indonesia, mana yang untuk piala Presiden. Nah itu saya rasa udah dipilah-pilah sama manajemen. Kalau pemain utama terus dimainkan, maka akan jenuh dan cidera. Jadi Teco sudah memikirkan hal itu," ungkapnya. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved