Pohon Tumbang di Bali

40 Petugas Tangani Pohon Tumbang yang Menghancurkan Dua Rumah di Kesiman Kertalangu

40 Petugas Tangani Pohon Tumbang yang Menghancurkan Dua Rumah di Kesiman Kertalangu, Petugas berasal dari BPBD Denpasar dan DLHK Denpasar

40 Petugas Tangani Pohon Tumbang yang Menghancurkan Dua Rumah di Kesiman Kertalangu
Tribun Bali/Rizal Fanany
Petugas DLHK Denpasar melakukan pemotongan pohon kepuh berusia ratusan tahun yang tumbang menimpa 5 rumah warga di Jalan Gumitir Gang Taman, Banjar Tangguntiti, Kesiman Kertalangu, Denpasar, Rabu (8/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa mengatakan pihak BPBD Kota Denpasar menerjunkan 20 petugas untuk menangani pohon tumbang di Jalan Gumitir, Gang Taman, Banjar Tangguntiti Kesiman Kertalangu, Denpasar, Bali.

Selain itu, pihaknya juga dibantu 20 petugas dari DLHK Kota Denpasar.

"BPBD bersama tiga unit ambulance dengan jumlah personil 20 orang dari tiga pos turun memberikan penanganan tadi pagi. Kami juga dibantu sekitar 20 orang petugas DLHK," kata Joni saat dikonfirmasi, Rabu (8/1/2020) siang.

Untuk pemotongan pohon pihaknya menerjunkan 3 chainsaw dari BPBD serta 4 chainsaw DLHK.

Gecko Rilis Single Warna-Warni, Single Pertama Setelah Vakum 5 Tahun

Firasat Sebelum Pohon Kepuh Tumbang Menimpa 5 Rumah di Kesiman, Mimpi Mendapat Sabda

Untuk korban yang sempat dilarikan ke rumah sakit menurut data BPBD Kota Denpasar berjumlah 6 orang.

Mereka yakni Wayan Pasek yang mengalami luka pada paha kanan dan mendapat jaritan 12 jaritan.

Komang Sudana yang mengalami luka robek pada pelipis, Ketut Restiniasih luka robek pada pada tangan kiri, serta I Gede Suryanata yang mengalami lecet pada tangan kanan.

Sementara dua orang lainnya mengalami sesak nafas yakni Made Candra, serta Nyoman Murni yang juga sempat mengalami pingsan.

"Keenam korban itu dirujuk dua unit Ambulance dari pos GSD dan Damakesmas Dentim I ke RS Darma Yadnya. Tapi kini sudah pulang," katanya.

Kepala Dusun Tangguntiti, Desa Kesiman Kertalangu, Wayan Sumadi mengatakan, setelah tumbangnya pohon kepuh kecil yang berada di samping pohon kepuh besar itu, pihaknya berancana akan merembugkan terkait langkah yang akan diambil.

"Setlah pohon yang lebih kecil tumbang, ini kan berhubungan dengan niskala, jadi tidak berani sembarangan, sehingga kita akan lakukan pembicaraan dengan pemangku di pura di bawahnya. Pembicaraan rencananya malam ini, tapi sudah keburu tumbang," ucapnya.

Karena tanah tersebut milik Banjar Tangguntiti, rencananya bangunan bekas tumbangnya pohon ini akan diratakan. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved