Tuntutan Driver Taksi Konvensional

Jawab Keresahan Driver Taksi Konvensional, Koster Tugaskan Dishub dan Biro Hukum Datangi Kemendagri

Driver taksi konvensional mendatangi Rumah Jabatan Gubernur Bali dan meminta Gubernur Koster menyetop keberadaan taksi online

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Driver konvensional Bali Transport Bersatu (BTB) saat mencoba mendobrak pintu masuk rumah jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Bali, Rabu (8/1/2019). Jawab Keresahan Driver Taksi Konvensional, Koster Tugaskan Dishub dan Biro Hukum Datangi Kemendagri 

Jawab Keresahan Driver Taksi Konvensional, Koster Tugaskan Dishub dan Biro Hukum Datangi Kemendagri

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Keberadaan taksi berbasis aplikasi atau online kembali menimbulkan keresahan driver taksi konvensional di Bali.

Para driver ini sampai mendatangi Rumah Jabatan Gubernur Bali dan meminta Gubernur Bali Wayan Koster menyetop keberadaan taksi online.

Guna mengatasi keresahan driver taksi konvensional ini, Gubernur Koster langsung menugaskan Kepala Dinas Perhubungan dan Biro Hukum Provinsi Bali untuk menyambangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Eks Galian C Klungkung Dimulai Tahun 2020

Polemik Taksi Online dan Konvensional, Koster Ajukan Dua Ranpergub ke Kemendagri

"Besok saja langsung ke Jakarta. Saya serius ini, kalau soal ini saya bela dia (driver taksi konvensional)," kata Koster.

Hal itu dilakukan sebagai upaya dalam meloloskan Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) Bali mengenai taksi berbasis pangkalan.

Pasalnya, Ranpergub ini mengalami perubahan yang cukup signifikan dari konsep sebelumnya setelah diajukan ke Kemendagri pada Oktober 2019 lalu.

Perubahan tersebut tidak disetujui Gubernur Koster, lantaran konsepnya tidak sesuai dengan yang disusun oleh Dinas Perhubungan bersama para driver taksi konvensional.

Datangi Gubernur Bali, Massa Tuntut Taksi Online Tak Masuk Pangkalan Taksi Konvensional

BREAKING NEWS: Driver Taksi Konvensional Datangi Gubernur Bali, Tuntut Kejelasan Soal Taksi Online

"Konsep yang dibuat oleh Dinas Perhubungan dengan perwakilan BTB itu tidak cocok, karena itu kita tetap mengajukan yang sesuai dengan usulan kita," terang Koster seusai menemui aksi massa driver taksi konvensional di Rumah Jabatannya, Rabu (8/1/2020).

Selain menugaskan bawahannya, Gubernur Koster juga meminta agar perwakilan dari BTB ikut ke Jakarta ketika Ranpergub tersebut dibahas lagi di Kemendagri.

Hal itu agar pihak BTB mengetahui bahwa Pemprov Bali bersungguh-sungguh dalam mendukung keberadaan taksi konvensional.

"Gak usah banyak, dua orang juga cukup," kata Gubernur asal Desa Sembiran Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng itu.

(*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved