PPDB 2020 Kuota Jalur Prestasi 30 Persen, Disdikpora Bali: Siswa Nilai Tinggi Bisa Masuk Jalur Itu

Solusi PPDB 2020, sekarang dari awal sudah dimulai dengan membuka kuota jalur prestasi maksimal 30 persen

PPDB 2020 Kuota Jalur Prestasi 30 Persen, Disdikpora Bali: Siswa Nilai Tinggi Bisa Masuk Jalur Itu
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jaya Wibawa. PPDB 2020 Kuota Jalur Prestasi 30 Persen, Disdikpora Bali: Siswa Nilai Tinggi Bisa Masuk Jalur Itu 

PPDB 2020 Kuota Jalur Prestasi 30 Persen, Disdikpora Bali: Siswa Nilai Tinggi Bisa Masuk Jalur Itu

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim pada 10 Desember 2019 lalu, telah mengeluarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.

Dalam Permendikbud itu menyebutkan untuk jalur zonasi pada PPDB 2020 ditetapkan minimal 50 persen, jalur afirmasi (tidak mampu) menjadi 15 persen, jalur perpindahan orangtua 5 persen, serta jalur prestasi 30 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jaya Wibawa menjelaskan, khusus untuk jalur prestasi ini terdiri dari 2 jenis, yaitu prestasi akademik dan nonakademik.

Prestasi akademik contohnya menjuarai Olimpiade Sains Nasional (OSN), sedangkan prestasi non akademik contohnya menjuarai Porsenijar (Pekan Olahraga dan Seni Pelajar).

Pihaknya memastikan tidak akan ada penambahan kuota pada setiap sekolah dan tidak ada gelombang kedua.

“Tahun lalu ada gelombang kedua karena ada desakan orangtua murid, karena kuota jalur prestasi sangat kecil. Anaknya sudah ikut les, belajar yang rajin tapi kok tidak mendapat sekolah negeri,” kata Boy saat ditemui di Ruang Kerjanya, Rabu (8/1/2019).

Hakim Tolak Penangguhan Penahanan Pembawa Bendera yang Fotonya Viral Saat Demo Pelajar

Rp 5,1 Miliar Anggaran Hibah Klungkung Jadi SILPA, 60 Kelompok Masyarakat Tidak Cairkan Hibahnya

Maka dari itu, solusinya sekarang dari awal sudah dimulai dengan membuka kuota jalur prestasi maksimal 30 persen.

“Silakan di sana, yang merasa nilainya tinggi ayo ikuti jalur itu,” ajaknya.

Pihaknya membantah dengan kuota jalur prestasi 30 persen akan mengumpulkan siswa-siswa pintar dalam satu sekolah, karena hal itu sudah dibatasi dengan mengatur jalur zonasi minimal 50 persen.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved