Seluruh OPD di Denpasar Diminta Ikut Membantu Masyarakat Jika Ada Bencana

Seluruh OPD di Denpasar Diminta Ikut Membantu Masyarakat Jika Ada Bencana, Bencana yang diantisipasi yakni banjir, serta angin kencang.

Seluruh OPD di Denpasar Diminta Ikut Membantu Masyarakat Jika Ada Bencana
Humas Pemkot Denpasar
Foto Istimewa : Rapat koordinasi antisipasi bencana 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk antisipasi bencana selama musim hujan ini, Pemkot Denpasar menggelar rapat koordinasi untuk siap siaga dalam penanggulangan bencana yang dilaksankan di Ruang Mahottama Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Bali, Rabu (8/1/2020).

Bencana yang diantisipasi yakni banjir, serta angin kencang yang berdampak pada tumbangnya pepohonan.

Dalam rapat koordinasi ini seluruh OPD di lingkungan Pemkot Denpasar diajak untuk mengantisipasi bencana alam yang mungkin akan terjadi.

Baik dari kesiapan memberi pertolongan maupun menolong diri sendiri, sarana dan prasarana serta dukungan informasi ataupun yang lainnya, dan masing-masing OPD diharapkan mampu memberikan arahan tentang kebencanaan di areal lingkungan kerjanya, keluarga, dan masyarakat.

15 OPD Resmi Diduduki Kepala Dinas Baru di Bangli

Gubernur Koster Resmi Bentuk 2 OPD di Pemprov Bali, Ini Tugas dan Fungsinya

Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara saat memberikan pengarahan mengatakan, bencana alam saat ini menjadi topik utama di tahun yang baru, karena berbagai bencana alam datang tanpa disadari oleh semua orang.

"Bencana alam dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, oleh karena itu perlu adanya kesiap siagaan semua masyarakat, petugas maupun sarana prasarana penanggulangan bencana," katanya.

Lebih lanjut Rai Iswara mengatakan pihaknya juga mengajak seluruh pemangku kepentingan atau OPD untuk cepat tanggap jika ada bencana.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan untuk terus memantau group respon cepat yang telah dibentuk untuk memberi respon cepat kepada masyarakat jika dibutuhkan.

"Bencana alam tidak bisa dicegah sehingga kita sebagai petugas sudah seharusnya siap siaga tanggap bencana serta bersinergi dengan BNPB, BPBD, TNI/ Polri dan masyarakat," katanya.

Rai Iswara juga mengajak masyarakat untuk bersama- sama mempersiapkan diri menghadapi bencana.

Dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan serta melaporkan jika terpantau atau terjadi bencana dengan menghubungi call center 112 atau (0361) 223333.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB. Joni Ariwibawa mengatakan pihaknya terus melakukan pengecekan sarana prasarana yang akan digunakan jika terjadi bencana.

Selain itu dirinya juga telah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan seperi Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, DLHK, Satpol PP serta seluruh instansi terkait.

"Para OPD juga harus mengetahui langkah antisipasi di dalam menghadapi bencana yang akan terjadi, untuk itu  kami memberikan cara-cara dalam menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Untuk itu BPBD Kota Denpasar memiliki beberapa pos yang selalu siaga jika terjadi bencana, adapun pos siaga yang dimiliki BPBD Kota Denpasar yakni Pos Induk di Jalan Iman Bonjol, Pos Juanda, Pos Mahendradata Denpasar, Pos Cokro di Jalan Cokroaminoto Ubung, Pos GSD di Gedung Pelayanan Publik Lumintang Denpasar dan 4 Pos Balawisata di Pantai  Matahahri Terbit, Pantai segara ayu, Pantai Bali Beach serta Pantai Serangan. (*).

Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved