Tak Lagi Jabat Hakim MK, Dewa Palguna Tak Tertarik ke Politik, Banyak yang Menawari Saya

Tercatat, I Dewa Gede Palguna telah sepuluh tahun menjabat sebagai hakim konstitusi.

Tak Lagi Jabat Hakim MK, Dewa Palguna Tak Tertarik ke Politik, Banyak yang Menawari Saya
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Eks Hakim MK I Dewa Gede Palguna di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM- Riuhnya dunia politik tak membuat I Dewa Gede Palguna tertarik untuk menjadi aktor di dalamnya.

Padahal tawaran dari berbagai partai politik tak pernah sepi menghampirinya.

Resmi melepas jabatannya sebagai hakim konstitusi, I Dewa Gede Palguna tetap tak tertarik terjun ke politik.

Padahal, pada tahun 1999, Palguna sempat menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

"Nggak, nggak tertarik (ke politik)," kata Palguna setelah acara pelepasan dirinya sebagai hakim konstitusi di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (7/1/2020).

Anggota DPRD Ini Cabuti 40 Tiang Listrik yang Dipasangnya di Desa, Kecewa Istri Kalah Pilkades?

Palguna menjelaskan, saat menjabat sebagai anggota MPR dulu, dirinya bukan berasal dari partai politik, melainkan utusan daerah.

Kala itu, ia juga masih menjadi dosen muda di Universitas Udayana, Bali.

Tak lama sejak Palguna menjabat, Fraksi Utusan Daerah di MPR dibubarkan.

Mereka yang tak bergabung dengan fraksi partai politik, mau tidak mau harus bergabung dengan parpol.

Nasib Palguna selanjutnya ditentukan oleh DPRD Provinsi Bali. DPRD, melalui sidang plenonya, memutuskan bahwa Palguna dan dua anggota MPR lain asal Bali non-partai politik, harus bergabung dengan Fraksi PDI-Perjuangan.

Halaman
123
Editor: Huda Miftachul Huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved