Terungkap, Ini Alasan Pengempon Pura Sad Khayangan Penida Minta Proyek di Sekitar Pura Dihentikan

Terungkap, Ini Alasan Pengempon Pura Sad Khayangan Penida Minta Proyek di Sekitar Pura Dihentikan

Terungkap, Ini Alasan Pengempon Pura Sad Khayangan Penida Minta Proyek di Sekitar Pura Dihentikan
Istimewa
Terungkap, Ini Alasan Pengempon Pura Sad Khayangan Penida Minta Proyek di Sekitar Pura Dihentikan 

TRIBUN-BALI.COM– Sempat dihentikan karena membangun di lingkungan Pura Pura Sad Khayangan Penida, sejumlah Pengempon Pura Sad Khayangan Penida, bersama Bendesa dan masyarakat Nusa Penida meminta Gubernur Bali I Wayan Koster menegakkan Bhisama Kesucian Pura Sad Khayangan Penida.

Pasalnya, IMB proyek pembangunan itu telah diterbitkan.

Pengembang atau pemilik proyek diduga tidak mematuhi perarem Pura Desa Adat.

Salah satunya berkaitan dengan pembangunan di dekat Pura Sad Khayangan.

“Waktu lalu saya bersama Pengempon Pura, sejumlah Prajuru, bendesa dan masyarakat mencapai ribuan orang melakukan aksi damai menghentikan proyek itu,” beber Ketua Panitia Wayan Tiase di dampingi beberapa Prajuru dan beberapa bendesa di Denpasar, Rabu (7/1/2020).

Pasca penyetopan proyek, pihak pengembang melapor sejumlah pengempon pura ke kantor Polisi.

Saat proses hukum masih berjalan, kini proyeknya terus berjalan, bahkan IMB sudah diterbitkan.

"Walapun penyetopan itu berdasarkan berita acara Paruman, tapi proses masih di Kepolisian masih berlanjut. Sebenarnya penyetopan itu sesuai denga pararem atau petunjuk Prasasti Pura dan berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Bali yang mengatur tentang kesucian Pura Sad Kayangan," tegasnya.

Ditegaskan lagi bahwa proses hukum belum selesai, pihak pengembang saat ini melanjutkan pembangunan.

Yang disayangkan lagi, IMB sudah dikeluarkan dan dipajang di lokasi proyek.

Halaman
12
Penulis: Uploader
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved