Breaking News:

FIFA Denda Indonesia Rp 2,8 Miliar, Malaysia Hanya Rp 711 Juta, PSSI Bingung

Hukuman yang diberikan FIFA lebih berat Indonesia dibanding dengan hukuman yang diberikan kepada Malaysia.

Editor: Huda Miftachul Huda
KOMPAS.COM/JALU WISNU WIRAJATI
Suasana tribun suporter saat timnas Indonesia bertanding melawan Timnas Malaysia 

TRIBUN-BALI.COM- Kerusuhan suporter saat laga Timnas Indonesia vs Timnas Malaysia berujung dengan adanya sanksi keras dari FIFA.

Namun hukuman yang diberikan lebih berat Indonesia dibanding dengan Malaysia.

Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Somantri, mengaku bingung kenapa Indonesia lebih berat mendapatkan hukuman dari FIFA ketimbang Malaysia.

Menurut Cucu, ia merasa Malaysia yang seharusnya mendapatkan hukuman lebih berat dari FIFA.

Pelatih Bali United Beri Sinyal Tambah Pemain Jelang Kualifikasi Liga Champions Asia 2020

Buntut Rusuh dengan Suporter Timnas Indonesia, FIFA Jatuhkan Sanksi Ini ke Malaysia

Cucu mengatakan seperti itu karena suporter Malaysia juga melakukan tindakan tidak terpuji saat pertandingan melawan timnas Indonesia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 19 November 2019.

FIFA hanya memberikan hukuman kepada Malaysia sebesar 50 ribu Swiss Franc atau setara Rp 711 juta.

Sementara FIFA menjatuhkan hukuman larangan satu laga tanpa penonton saat Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Selain itu, PSSI juga harus membayar dendar 200 ribu Swis Franc atau setara Rp 2,8 miliar.

Hukuman tersebut karena tingkah laku suporter timnas Indonesia yang menyalakan kembang api, melempar benda berbahaya, dan melakukan pengerusakan saat melawan Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil.

PSSI pun berencana akan melakukan banding kepada FIFA.

Secara Mengejutkan Fakhri Husaini Tolak Jadi Asisten Shin Tae-yong, Ini Alasannya

Shin Tae-yong Mengakui Tak Mudah Membawa Timnas Indonesia Juara dalam Waktu Dekat

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved