Breaking News:

Kebakaran Rumah Kos di Denpasar

Kisah Pilu Penghuni Kos Yang Ludes Terbakar di Padangsambian, Tak Ada Baju Hingga Tidur di Toko Dupa

15 penghuni 8 kamar kos tersebut kini bukan hanya kehilangan tempat tinggal namun juga harta bendanya.

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Puing-puing bekas kebakaran rumah kos di Jalan Gunung Soputan, Gang Subali, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, Kamis (9/1/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kebakaran rumah kos di Jalan Gunung Soputan, Gang Subali, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, Bali, Rabu (8/1/2020) menyisakan kisah pilu bagi para penghuninya. 

15 penghuni 8 kamar kos tersebut kini bukan hanya kehilangan tempat tinggal namun juga harta bendanya.

Hanya tersisa tembok yang berdiri kokoh dari kejadian kebakaran pukul 23.40 WITA tersebut. 

Barang-barang milik penghuni kos, mulai dari sepatu, helm, tempat jemuran, kasur, baju dan lain sebagainya, kini tinggal puing-puing.

Ketika Tribun Bali mendatangi TKP kebakaran, Kamis (9/1/2020), seorang terlihat mengais-ngais besi dan aluminium. 

Seorang tersebut ternyata pemulung yang mencoba mencari keuntungan di tengah musibah itu. 

"Coba ditanyakan ke anak-anak itu, mas. Saya hanya ngambil barang di sini," ujar pemulung tersebut sambil menunjuk ke arah pinggir jalan. 

Di pinggir jalan, para penghuni kos nahas itu terlihat duduk sambil meratapi nasibnya. 

“Jadi saya langsung buka pintu dan melihat api sudah besar,” ujar seorang dari penghuni kos yang bernama Taufik (26) saat menceritakan detik-detik kebakaran besar tersebut. 

Taufik mengatakan bahwa api awalnya berasal dari salah satu kamar kos yang menghadap ke barat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved