Kasus Penganiayaan Hewan di Bali

Anak Terdakwa Donasi Rp 13,5 Juta, Wujud Penebusan Karma Orangtua

Anak Terdakwa Donasi Rp 13,5 Juta, Sebagai Wujud Penebusan Karma Orangtua, Terkait Kasus Pembunuhan Anjing Si Putih

Anak Terdakwa Donasi Rp 13,5 Juta, Wujud Penebusan Karma Orangtua
Gambar oleh Steve Adcock dari Pixabay
Foto ilustrasi anjing putih 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Anak terdakwa penganiayaan anjing bernama Si Putih, di Pasar Medahan, Blahbatuh, Gianyar, Bali, memberikan donasi untuk penanganan hewan yang butuh perawatan, sebesar Rp 13,5 juta.

Donasi itu dilakukan melalui transfer dan ada juga diberikan secara cas, pada Ketua Bali Animal Devender (BAD), Jovania Imanuel Calvary.

Hal ini terungkap dalam pemeriksaan terdakwa, di Pengadilan Negeri Gianyar, Kamis (9/1/2020).

Anak terdakwa, I Wayan Eka Suardika ditemui usai persidangan membenarkan hal tersebut.

Donasi sebesar Rp 13,5 juta diserahkannya, pada Jovania Emanuel.

Hal itu lantaran pihaknya terketuk, saat mendengar ketua BAD menyatakan, ada 10 anjing yang belum divaksinasi.

Harga satu vaksinasi sebesar Rp 700 ribu.

Dalam hal ini, pihaknya menyanggupi menanggung lima anjing.

“Rp 3,5 juta saya transfer lewat rekening tujuan atas nama Ibu Eka Ayu Ritanti,” ujar warga Banjar Anggarakasih, Medahan, Blahbatuh itu.

Pihaknya juga memberikan uang cas pada Jovan sebesar Rp 10 juta.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved