Jepang dan Amerika Serikat Tertarik Investasi di Natuna, Natuna Dinilai Memiliki Banyak Potensi

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, Amerika Serikat (AS) dan Jepang tertarik investasi di Natuna

Jepang dan Amerika Serikat Tertarik Investasi di Natuna, Natuna Dinilai Memiliki Banyak Potensi
Gambar oleh joakant dari Pixabay
Foto ilustrasi di bawah laut 

TRIBUN-BALI.COM - Natuna merupakan satu diantara kabupaten yang berada di Kepulauan Riau, Indonesia.

Beberapa hari ini, perairan Natuna menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Indonesia.

Perbincangan hangat tersebut tentang kapan China yang masuk ke perairan Natuna.

Namun, apakah Tribunners tahu tentang berita lainnya tentang Natuna ?

Moeldoko Ingin Pemerintah Buka Kerja Sama dengan China Untuk Kelola Perairan Natuna

Kapal-kapal China Mulai Tinggalkan Perairan Natuna, Geng: Kami Harap Indonesia Tetap Tenang

Tidak Hanya Mobil Pedesaan, Ini Produk Kendaraan Indonesia Lainnya yang Diekspor ke Sejumlah Negara

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, Amerika Serikat (AS) dan Jepang tertarik investasi di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Menurut Luhut, kedua negara tersebut ingin berinvestasi di sektor pariwisata dan perikanan di Natuna.

Natuna dinilai memiliki banyak potensi yang bisa menguntungkan investor.

"Kami nanti cari (potensi wisatanya), mungkin diving, resort, pulau. Di sana banyak pulau, ada 220 pulau di sana," katanya ditemui di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Sementara di sektor perikanan, para investor asing tertarik masuk ke budidaya perikanan dan penangkapan ikan di perairan Natuna yang dikenal kaya sumberdaya perikanan.

"Macam-macam (bentuk kerja samanya), bisa dari budidaya ikan, penangkapan ikan di laut wilayah ZEE kita," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved