Bos Hotel Kuta Paradiso Dituntut 3 Tahun Penjara, Dinilai Lakukan Pemalsuan dan Penggelapan

Bos Hotel Kuta Paradiso Dituntut 3 Tahun Penjara, Dinilai Lakukan Pemalsuan dan Penggelapan

Bos Hotel Kuta Paradiso Dituntut 3 Tahun Penjara, Dinilai Lakukan Pemalsuan dan Penggelapan
Gambar oleh Okan Caliskan dari Pixabay
Foto ilustrasi palu sidang 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bos Hotel Kuta Paradiso, Harijanto Karjadi (65) menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali, Senin (13/1/2020).

Pria kelahiran Jakarta, 10 Oktober 1954 ini dituntut tiga tahun penjara oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Harijanto dinilai bersalah terkait dugaan pemalsuan akta autentik dan penggelapan dengan saksi korban, Tomy Winata.

Terhadap tuntutan tim jaksa, Harijanto akan menanggapi dalam pembelaan (pledoi) tertulis dan menyerahkan sepenuhnya kepada tim penasihat hukum.

Ramalan Zodiak 14 Januari 2020, Hari yang Menyenangkan Untuk Gemini, Scorpio Beristirahatlah!

Kronologi Kecelakaan Maut Pegawai Dishub Denpasar di Gianyar, Made Puspawan Tewas di Tempat

Jaga Kebersihan dan Gunakan Wewangian Sebagai Cara yang Ampuh Usir Ular Masuk Rumah

"Untuk pembelaan, terdakwa menyerahkan ke tim (penasihat hukum). Pembelaan dari kami saja," ujar Petrus Bala Pattyona selaku anggota tim penasihat hukum kepada majelis hakim pimpinan Sobandi.

Sidang pun akan kembali dilanjutkan pada Kamis (16/1/2020).

Sementara dalam surat tuntutan, tim jaksa yang dikoordinir Jaksa I Ketut Sujaya menyatakan, bahwa terdakwa Harijanto terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta menyuruh menempatkan keterangan palsu ke dalam akta autentik.

Sebagaimana dakwaan, perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 266 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Harijanto Karjadi dengan pidana penjara selama tiga tahun, dikurangi selama terdakwa ditahan dengan perintah tetap ditahan," tegas Jaksa Ketut Sujaya.

Dalam surat tuntutannya, tim jaksa mengurai hal yang memberatkan dan meringankan sebagai pertimbangan mengajukan tuntutan.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved