Gabungan Seniman Pecatu dan Ungasan Raih Juara Best Skill Pada Kompetisi Patung Salju Dunia

28 tim dari perwakilan 10 Negara mengadu kreativitas di ajang 25th China Harbin International Snow Sculpture Competition atau kompetisi patung salju

Gabungan Seniman Pecatu dan Ungasan Raih Juara Best Skill Pada Kompetisi Patung Salju Dunia
Nyoman Sungada leader tim Indonesia 1.
Para seniman berfoto di depan karyanya 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, CHINA – Indonesia kembali meraih prestasi di kancah internasional.

Kali ini, nama Indonesia diharumkan oleh Tim Indonesia 1 yang diwakili oleh seniman Bali yakni gabungan dari Himpunan Seniman Pecatu dan Desa Ungasan.

28 tim dari perwakilan 10 Negara mengadu kreativitas di ajang 25th China Harbin International Snow Sculpture Competition atau kompetisi patung salju dari 10 – 14 Januari 2020 tiap tahun rutin diadakan dua kali.

I Nyoman Sungada selaku leader tim bersama I Putu Andre Putra Yoga, Eka Budi Ariade dan I Made Sumerta Yasa meraih The Best Skill pada kompetisi bergengsi tersebut.

Identitas Kerangka Bergelang Pasien di Klungkung Masih Misterius, Polsek Tunggu Hasil dari Unud

Bahas Rencana Pengambangan Stadion Dipta, Koster Bertemu dengan Pihak Bali United di Rumah Jabatan

5 Link Live Streaming dan Score Tampines Rovers vs Bali United Bisa Diakses di Sini

“Dari Bali jadi kita ada dua tim yaitu Tim Indonesia 1 yang leader-nya saya dan satu lagi Tim Indonesia 2 dari Bali talent artist atau gabungan seniman-seniman yang kerja di hotel. Astungkara tim yang saya leader-in dapat Juara IV atau raih Best Skill kemarin,” ungkap Nyoman Sungada, Selasa (14/1/2020) saat dihubungi tribunbali.com.

Ia menyampaikan patung salju cetakan kotak sudah disediakan panitia berukuran diameter lebar 4 meter.

Tim pun membuat patung pengantin Bali di mana konsep ini dipilih karena akan menjadi lebih unik dan lebih dekoratif dibanding peserta lain.

Fungsi Rekrutmen Politik Belum Baik, Dewa Palguna: Ada Oligarki Partai

Quique Setien Menjadi Pelatih Barcelona Sampai Bulan Juni 2022

Kondisi Terkini Pekak Mayun, Korban Kecelakaan yang Terbakar Bensin Bawaannya 

“Patung pengantin Bali, jadi yang ceweknya pakai janger dan yang cowok pakai udeng yang tinggi kita buat di sana. Dengan rule kompetisi pembuatan patung diberikan waktu 3,5 hari,” tambahnya.

Untuk mempersiapkan tim dibutuhkan waktu beberapa bulan sebelum kompetisi.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved