Fakih: Hidup Sehat Agar Iuran Saya Bermanfaat Bagi yang Sakit

Fakih Cahyo Marbagyo seorang pengusaha yang komitmen dalam bergotong royong demi keberlangsungan program JKN-KIS

Fakih: Hidup Sehat Agar Iuran Saya Bermanfaat Bagi yang Sakit
BPJS Kesehatan
Fakih Cahyo Marbagyo. Fakih: Hidup Sehat Agar Iuran Saya Bermanfaat Bagi yang Sakit 

Fakih: Hidup Sehat Agar Iuran Saya Bermanfaat Bagi yang Sakit

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Partisipasi iuran dari peserta yang sehat kepada peserta yang sakit adalah bukti nyata gotong royong program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Ialah Fakih Cahyo Marbagyo seorang pengusaha yang komitmen dalam bergotong royong demi keberlangsungan program JKN-KIS.

Menjadi seorang pengusaha membuatnya kerap kali bertemu dengan klien dan mengharuskan Fakih terlihat menarik, karena itu Fakih selalu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya.

“Hidup sehat dengan rutin berolahraga di pusat kebugaran bukan hanya untuk gaya hidup semata, akan tetapi rutin berolahraga penting bagi tubuh kita agar selalu sehat dan bugar,” ungkap Fakih pada tim Jamkesnews, Senin (6/1/2020).

Pengusaha berbadan bugar ini mengaku telah mendaftarkan dirinya, perusahaan beserta seluruh karyawan dan keluarganya menjadi peserta JKN-KIS sejak awal program ini hadir.

“Saya sudah banyak mendengar peserta sakit yang sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS, apalagi di tengah ekonomi yang sulit dan biaya kesehatan yang tentunya sangat mahal,” ujar Fakih

Menurut Fakih, menjadi peserta JKN-KIS adalah bentuk proteksi diri jika sakit itu datang, selain itu menjadi peserta JKN-KIS juga merupakan bagian dari kewajibannya sebagai warga negara yang baik dan juga bentuk rasa syukur karena telah diberi kesehatan.

“Jaminan kesehatan adalah hak bagi setiap orang, tidak terkecuali bagi saya dan seluruh pegawai saya, karena itu saya tidak ingin ketinggalan untuk turut mendaftarkan seluruh pegawai beserta keluarganya menjadi peserta JKN-KIS dan tidak lupa selalu membayar iuran tepat waktu,” ucap Fakih.

Fakih menambahkan, karyawannya kini merasa tenang karena dirinya beserta keluarganya telah memiliki jaminan kesehatan dan tidak khawatir lagi jika nanti mengalami sakit.

“Jika karyawan tenang dalam bekerja, kinerjanya pun saya yakin akan meningkat karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” cetus Fakih

Sejalan dengan hal tersebut, Fakih mengatakan, dengan menjadi peserta JKN-KIS berarti sudah melaksanakan kewajiban sebagai warga negara yang baik, dan iuran dari kita yang sehat ini akan bermanfaat bagi peserta yang sakit.

“Semoga setiap pengusaha tidak lupa memberikan jaminan kesehatan dengan mendaftarkan karyawannya menjadi peserta JKN-KIS,” pungkas Fakih berharap.

(*)

Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved