Kisah Buruh Tani Ikut Jalan Kaki Kirab Keraton Agung Sejagat Dengan Seragam Seharga Rp 2 Juta

Kasnan ikut jalan berbaris sambil mengangkat panji-panji bertuliskan aksara jawa yang tidak dimengertinya.

Kisah Buruh Tani Ikut Jalan Kaki Kirab Keraton Agung Sejagat Dengan Seragam Seharga Rp 2 Juta
(KOMPAS.COM/DANI JULIUS)
Buruh tani asal Kulon Progo, DI Yogyakarta, bernama Kasnan dan seragam yang dibeli sebagai bagian pengikut Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah 

Saat Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat berurusan dengan polisi.

Kasnan menyadari ada yang salah dalam komunitas itu.

Hanya saja, dia tidak mau berkomentar banyak. Kasnan merasa bersyukur semua orang tetap baik dan menghargai dirinya.

Penghargaan terbesar tetap diberikan istri beserta anak-anaknya.

"Ini jadi ujian bagi keluarga kami. Saya menerima semua masukan dari istri dan anak-anak. Kalau keluarga tidak ada yang piye piye, (hati) saya jadi tenang.Kalau keruh ya malah tidak enak," katanya. Tetangga juga memperlakukan apa adanya. Tidak ada tudingan miring bagi dirinya.

"Saya memilih diam saja. Kalau pun ada yang mem-bully, saya juga tetap diam saja. Mem-bully berarti perhatian. Saya tidak benci. Biar lah. Saya ini orang santai. Saya berdoa saja," katanya.

Kini, Kasnan hanya bisa memantau perkembangan kasus Keraton Agung Sejagat. Dia juga tidak mau mengingat lebih jauh masa-masanya tergabung dalam kerajaan fiktif itu.

"Saya sudah putuskan semalam untuk melupakan," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat" 

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved