Siswi PKL di Sektor Pariwisata di Bali Rentan Jadi Korban Eksploitasi Seksual
Awalnya, siswi di bawah umur itu tidak merasa telah jadi objek eksploitasi, entah oleh tamu mancanegara maupun sesama pekerja di tempat PKL
Tayang:
Penulis: Bambang Wiyono | Editor: Huda Miftachul Huda
Tribun Bali/Bambang Wiyono
FGD perlindungan anak dari eksploitasi seksual di ASA Coffe Renon, Denpasar, Sabtu (18/1/2020).
TRIBUN-BALI. COM, DENPASAR - Di balik gemerlap dunia pariwisata Bali, ada sisi gelap yang mengemuka, yakni eksploitasi seks anak di bawah umur.
Tragisnya, data yang didapat LSM Alit yang selama ini konsen di dunia perlindungan anak, eksploitasi seks sudah menyentuh beberapa siswi SMK yang sedang menempuh kerja praktik di sektor pariwisata, baik di hotel, vila maupun restoran.
Dalam FGD di ASA Coffe Renon, Denpasar, Sabtu (18/1/2020),
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/fgd-soal-kasus-kekerasan-seksual-terhadap-anak.jpg)