Jasad Kakek Ini Dibopong dengan Sarung Sejauh 10 Km, Keluarga Bantah Meninggal karena Kelaparan

Ambo Tang Daeng Tutu (75) ditemukan tergeletak tak bernyawa di dekat tumpukan batu

Jasad Kakek Ini Dibopong dengan Sarung Sejauh 10 Km, Keluarga Bantah Meninggal karena Kelaparan
Kolase Tribun Mataram dan Tribun Palu
Jasad Kakek yang Diduga Tewas Kelaparan 

Hal ini karena jarak lokasi penemuan jasad dan rumah duka cukup jauh, yakni 10 km.

Belum lagi medan yang harus ditempuh yakni melintasi perbukitan.

Kepala Desa Bontorappo, Mustafa Dg Ngenteng membantah tuduhan keluarga almarhum Ambo Tang.

Mustafa mengaku sudah menghubungi puskesmas untuk penyediaan jasa mobil ambulans jenazah.

Namun, keluarga Ambo Tang tidak mau menunggu kedatangan mobil ambulans dan langsung membawa jenazah dengan menggotongnya.

"Saya sudah menghubungi pihak puskesmas agar mengirim mobil ambulans jenazah dan sementara dalam perjalanan ke lokasi penemuan jenazah Ambo Tang, tapi pihak keluarga tidak mau menunggu dan langsung menggotong jenazah," bantahnya.

Mustafa juga mengungkapkan, keluarga terburu-buru mengambil jenazah Ambo Tang.

Menurutnya, jika ditemukan jenazah, maka harus menunggu polisi datang dulu untuk dilakukan pemeriksaan.

"Padahal kan, kalau ada penemuan jenazah itu harus menunggu dulu datangnya polisi. Jadi polisi belum datang dan mobil ambulans jenazah belum datang, tapi jenazah Ambo Tang sudah dibawa pihak keluarga," bebernya.

Sebelumnya telah diberitakan, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mendapat kabar Ambo Tang, seorang kakek di Jeneponto ditemukan meninggal dunia diduga karena kelaparan.

Halaman
1234
Editor: Huda Miftachul Huda
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved