Adian Napitupulu Mengklaim Politikus PDIP Buronan KPK Bukan Pelaku, Namun Korban

Menurutnya, Harun hanya ingin menagih haknya yang sudah diputuskan oleh partai.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Dewan Pembina organisasi Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Adian Napitupulu bersama anggota Pospera lainnya dalam sebuah pertemuan. 

TRIBUN-BALI.COM- Pernyataan mengejutkan dilontarkan oleh politikus PDI Perjuangan, Adian Napitupulu soal caleg PDIP Harun Masiku yang kini jadi buronan KPK.

Ia menilai caleg PDIP Harun Masiku yang kini buron KPK merupakan korban.

Adian Napitupulu menegaskan Harun Masiku bukanlah pelaku suap.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah kanal YouTube KompasTV, Senin (20/1/2020).

Menurutnya, Harun hanya ingin menagih haknya yang sudah diputuskan oleh partai.

Diketahui, Harun Masiku akan masuk ke DPR berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) tentang peralihan suara caleg yang meninggal.

Adian Napitupulu Bicara Penggeledahan Kantor PDIP yang Disebut Gagal, Tampilkan Rekaman CCTV

Kronologi OTT KPK yang Libatkan Politisi PDIP, Diturunkan dari Pesawat hingga BB Ratusan Juta

Setelah OTT, KPK Bantah Gagal Geledah Kantor DPP PDI Perjuangan

Putusan MA tersebut mengenai pemindahan suara dari caleg PDIP Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia dan dilimpahkan untuk Harun Masiku.

Adian pun menjelaskan apa yang terjadi kepada Harun Masiku.

"Saya punya hak untuk menjadi anggota DPR."

"Hak itu darimana? Hak itu berdasarkan keputusan partai yang diberikan dasar oleh keputusan MA," jelas Adian.

Halaman
1234
Editor: Huda Miftachul Huda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved