Bermula Gara-gara Kentut Seenaknya, Pasutri Ini Dibacok Tetangganya Hingga Begini

Pasangan suami istri, FG (46) dan NRD (41) terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah dibacok dengan parang oleh tetangganya sendiri gara-gara kentut.

Bermula Gara-gara Kentut Seenaknya, Pasutri Ini Dibacok Tetangganya Hingga Begini
Tribun Bali/Prima
Ilustrasi penebasan 

TRIBUN-BALI.COM - Pasangan suami istri, FG (46) dan NRD (41) terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah dibacok dengan parang oleh tetangganya sendiri gara-gara kentut.

Peristiwa nahas yang dialami pasutri tersebut terjadi di Pengambiran, Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat

Tersangka mengaku sakit hati dan naik pitam gara-gara korban FG kentut dihadapannya berkali-kali. 

Akibatnya korban mengalami luka bacokan di badannya dan dilarikan ke rumah sakit.

Dilansir via Kompas.com, peristiwa itu dibenarkan oleh Kapolsek Lubuk Begalung AKP Andi Parnigotan Lorena.

Ia mengatakan, kejadian berawal ketika korban FG diduga mengeluarkan kentut di hadapan tersangka beberapa kali.

"Karena sakit hati, tersangka mendatangi korban pada Selasa (21/1/2020) sekitar pukul 07.00 WIB," kata Andi saat dihubungi Kompas.com.

Menurut Andi, saat tiba di rumah korban, tersangka melihat FG sedang tidur dan tersangka langsung membacok korban di bagian kepala dan dada.

Tak lama berselang, istri FG datang dan kemudian tersangka membacok NRD sehingga menyebabkan luka di telinga dan tangan.

"Korban saat ini dibawa ke rumah sakit. FG dibawa RSUP M Djamil Padang karena lukanya cukup serius. Sedangkan istrinya dibawa ke RS Tentara Padang," jelas Andi.

Setelah mendapatkan laporan, polisi langsung meringkus tersangka dan saat ini diamankan di Mapolsek Lubuk Begalung.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang dan celurit yang digunakan tersangka.

"Tersangka kita jerat dengan Pasal 354 KUHP dengan ancaman 8 tahun penjara," kata Andi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya", 

(Perdana Putra)

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved