Korupsi LPD Desa Adat Kapal Badung, Tiga Mantan Pengawas Divonis Setahun Penjara

Tiga mantan pengawas LPD Desa Adat Kapal dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun, terkait kasus korupsi

Korupsi LPD Desa Adat Kapal Badung, Tiga Mantan Pengawas Divonis Setahun Penjara
kolase tribun bali
Ilustrasi korupsi - Korupsi LPD Desa Adat Kapal Badung, Tiga Mantan Pengawas Divonis Setahun Penjara 

Korupsi LPD Desa Adat Kapal Badung, Tiga Mantan Pengawas Divonis Setahun Penjara

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tiga mantan pengawas LPD Desa Adat Kapal, Badung, Bali periode 2008-2016 menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Denpasar, Bali, Rabu (22/1/2020).

Ketiganya adalah Anak Agung Gede Dharmayasa (67) yang juga menjabat sebagai Bendesa Adat Kapal, Ida Bagus Swastika (55) yang kini menjabat Kepala LP LPD Kabupaten Badung dan I Nyoman Nada (57).

Oleh majelis hakim, para terdakwa tersebut dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun (12 bulan).

Ketiganya dinyatakan bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama di LPD Desa Adat Kapal, Badung.

Terhadap putusan majelis hakim, ketiga terdakwa melalui tim penasihat hukumnya belum bersikap dan masih pikir-pikir.

"Karena masih ada waktu selama tujuh hari, untuk itu kami pikir-pikir, Yang Mulia," ucap salah satu anggota penasihat hukum ketiga terdakwa.

Hal senada juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) AA Gede Lee Wisnhu Diputera menanggapi putusan majelis hakim.

Putusan majelis hakim lebih ringan tiga bulan dibandingkan tuntutan jaksa.

Sebelumnya jaksa menuntut ketiga terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun dan tiga bulan (15 bulan).

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved