Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump Setelah Debat Lebih dari 12 Jam

Senat AS menyetujui aturan sidang pemakzulan Presiden Donald Trump setelah debat lebih dari 12 jam.

Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump Setelah Debat Lebih dari 12 Jam
(AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/WIN MCNAMEE)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan pers di Gedung Putih, Washington, pada 8 Januari 2020. Trump memberikan pernyataan sikap setelah Iran menyerang dua markas pasukan AS di Irak. Iran mengklai m bertanggung jawab sebagai balasan setelah Komandan Pasukan Quds, Jenderal Qasem Soleimani, tewas diserang rudal AS 

Berdasarkan paket aturan yang disepakati Rabu tengah malam waktu setempat, satu-satunya permintaan Demokrat yang diluluskan adalah paket bukti dari DPR AS dimasukkan catatan sidang.

Ketua tim penuntut DPR AS, Adam Schiff, menuding bahwa Republik berupaya untuk menyingkirkan bukti yang bisa memberatkan Trump.

Dalam pidatonya, Ketua Komite Intelijen DPR AS itu mengeluhkan senator Republik yang berat sebelah, padahal mereka sudah disumpah untuk bertindak adil.

Sementara McConnell menjawab bahwa apa yang ditawarkannya sudah termasuk adil, meski dia sebelumnya pernah menyiratkan bakal membahas langkah hukum bersama Gedung Putih.

Sidang pemakzulan di level Senat AS terjadi setelah Trump dimakzulkan di tingkat DPR pada 18 Desember 2019 lalu.

Presiden 73 tahun tersebut dimakzulkan atas dakwaan penyalahgunaan kekuasaan, dan upaya menghalangi penyelidikan Kongres.

Dia dituding sudah berusaha menekan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky agar menyelidiki Joe Biden, calon rivalnya di Pilpres AS 2020.

Trump dituduh menggunakan bantuan militer senilai 391 juta dollar AS, sekitar Rp 5,3 triliun, sebagai alat menekan Ukraina.

Dia menjadi presiden ketiga yang menjalani pemakzulan setelah Andrew Johnson (1868) dan Bill Clinton (1998). (*)

Artikel ini ditulis Ardi Priyatno Utomo telah tayang di Kompas.com

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved