Air Pasang, Petugas Lakukan Pengamanan di Areal Pura Tanah Lot

Sebab, ini merupakan kegiatan rutin ketika air laut saat ini sedang pasang. Sehingga, demi keamanan pengunjung kawasan wisata untuk sementara ditutup.

Air Pasang, Petugas Lakukan Pengamanan di Areal Pura Tanah Lot
Polres Tabanan
Polisi dan life guard melaksanakan pengamanan rutin di areal menuju bibir pantai di Depan Pura Luhur Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Jumat (24/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pihak kepolisian Subsektor Tanah Lot dengan satuan lifeguards DTW Tanah lot melaksanakan pengamanan di areal menuju bibir pantai di Depan Pura Luhur Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Jumat (24/1/2020).

Sebab, ini merupakan kegiatan rutin ketika air laut saat ini sedang pasang. Sehingga, demi keamanan pengunjung kawasan wisata untuk sementara ditutup.

"Ya.. untuk sementara kami lakukan pengamanan rutin dengan pemasangan barikade, karena air sedang pasang," ujar Kapolsubsektor Tanah Lot, Iptu I Nyoman Subagia, Jumat (24/1/2020) siang.

5 Fakta Tentang Barongsai yang Muncul Saat Tahun Baru Imlek

5 Tradisi yang Biasa Dilakukan Orang Tionghoa Saat Tahun Baru Imlek

Di Tengah Kontroversi Tol Ketapang-Gilimanuk, Banyuwangi Ternyata Sudah Mulai Bangun Tol Trans Jawa

Hingga saat ini, kata dia, kondisi di areal Pantai Tanah Lot masih kondusif.

Namun sekitar pukul 10.00 -13.00 Wita, air laut sedang pasang dengan ketinggian sekitar 1 meter.

Pihaknya kemudian memasang barikade atau tanda peringatan larangan menuju areal pantai.

Dia melanjutkan, kondisi ini memang kerap terjadi sebelum dan pasca rahinan Tilem dan Purnama tiba.

Dibantu Atlet Binaraga asal Bali Ini, Begini Perubahan Drastis Arya Permana yang Kini Berbobot 83 Kg

15 Dolar/Lot Sebagai Fee yang Diterima PT SGB, Ditawarkan untuk Dikembalikan ke Nasabah

Curhat Sedih Teddy, Lihat Gergaji Saat Autopsi Jenazah Lina Zubaedah, Hampir Pingsan

Polisi juga melakukan pengamanan terhadap wisatawan di pinggir pantai.

Setidaknya, ada belasan personel gabungan yang dikerahkan untuk pengamanan selama gelombang tinggi terjadi.

"Gelombang tinggi terjadi sekitar pukul 10.00-13.00 Wita. Diperkirakan setelah itu akan mulai surut kembali. Saat ini situasi sudah kondusif. Dan khusus untuk hari ini, setelah air dinyatakan surut pamedek dan wisatawan baru diperbolehkan menuju areal pantai."

"Karena tak hanya wisatawan yang datang, para pemedek juga ada beberapa yang datang mengingat hari ini juga Rahina Tilem," katanya.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved