Lihat Api Muncul dari Kap Mobil, Kanji dan Suartana Langsung Keluar Menyelamatkan Diri
Kejadian nahas mobil terbakar itu terjadi saat mobil bergerak dari arah Tianyar Barat ke Denpasar
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Irma Budiarti
Lihat Api Muncul dari Kap Mobil, Kanji dan Suartana Langsung Keluar Menyelamatkan Diri
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Warga Banjar Daya, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali, dikagetkan dengan kebakaran mobil, Kamis (24/1/2020) malam.
Kendaraan terbakar yakni mobil Toyota Camry nopol DK 1380 EQ dikemudikan I Gede Subrata, warga Banjar Dinas Buana Pule, Tianyar Barat, Kecamatn Kubu.
Informasi di lapangan, mobil warna hitam itu datang dari arah Tianyar Barat menuju Denpasar.
Ada dua orang penumpang di dalam mobil, yakni Nyoman Kanji dan I Ketut Suartana asal Banjar Dinas Buana Pule, Desa Tianyar Barat.
Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa kebakaran mobil ini, korban hanya menderita kerugian materiil.
Kejadian nahas itu terjadi saat mobil bergerak dari arah Tianyar Barat ke Denpasar.
Sebelum sampai di lokasi kejadian, penumpang serta pengemudi sempat mencium bau sesuatu terbakar.
Beberapa saat kemudian, mobil tidak bisa melaju.
Kobaran api pun muncul secara tiba-tiba di dalam kap mobil.
Kapolsek Kubu, AKP Komang Sura Maryantika menjelaskan, saat melihat ada api, penumpang dan pengemudi langsung keluar dari mobil.
Mereka menjauh, serta mencari bantuan dari warga sekitar.
Sayangnya, api tidak bisa dipadamkan lantaran sulit mendapat air.
Pengendara yang melintas pun takut melaluinya.
"(sebelum kejadian mobil terbakar) Mobil tidak bisa melaju dan terlihat api muncul dari kap mobil. Penumpang serta pengemudi keluar menyelamatkan diri setelah melihat kobaran api muncul," jelas Komang Sura Maryantika, Jumat (24/1/2020) siang.
Beberapa menit kemudian petugas kepolisian dan warga sekitar membantu memadamkan kobaran api.
Penumpang dan sopir di dalam mobil selamat, hanya mengalami syok ringan.
Pemilik mobil mengalami kerugian sekitar Rp 120 juta karena keadaan mobil sudah rusak parah dan tak terselamatkan.
"Untuk pemicunya masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara karena korsleting mesin dan kebocoran proses pembakaran di bagian kendaraan, sehingga menyebabkan kebakaran," jelas Komang Sura Maryantika.
Arus lalu lintas dari Tianyar ke Rendang sempat terganggu akibat kejadian ini.
"Lumayan terhambat arus lalu lintas. Beberapa pengendara yang melintas ingin mengetahui kejadian, dan melihat kejadian. Petugas kepolisian dan warga sekitar sudah mengatur arus lintas, kini sudah kembali normal," akui Komang Sura Maryantika ke Tribun Bali.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-kepolisian-bersama-warga-berusaha-memadamkan-kobaran-api.jpg)