Berawal dari Pamannya, Maestro Tari Ni Ketut Arini Menyukai Tari Sejak Usia 3 Tahun

Ni Ketut Arini adalah maestro tari Bali kelahiran Denpasar, 15 Maret 1943. Ketertarikannya dengan tari sudah terlihat sejak ia berusia 3 tahun.

Berawal dari Pamannya, Maestro Tari Ni Ketut Arini Menyukai Tari Sejak Usia 3 Tahun
Tribun Bali/Noviana Windri
Ni Ketut Arini 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Ni Ketut Arini adalah maestro tari Bali kelahiran Denpasar, 15 Maret 1943.

Ketertarikannya dengan tari sudah terlihat sejak ia berusia 3 tahun.

Berawal Arini kecil yang sering diajak oleh pamannya, I Wayan Rindi untuk menemani mengajar tari.

Saat itu, Arini kecil hanya dating ke merajan untuk menonton pamannya melatih tari.

Namun, lama-kelamaan Arini kecil tertarik untuk ikut menari.

Ni Ketut Arini, Maestro Tari Bali yang Kerap Bawa Misi Budaya ke Seluruh Belahan Dunia

Pelamar PPK di Bangli Lampaui Target, Honor PPS Meroket Naik 35 Persen

Kembang Santai Hadapi Manuver Tamba, Akan Temui GPS untuk Perkuat Komunikasi dengan Hanura

“Kalau paman saya mengajar di merajan saya ikut ke sana. Paling tidak ikut menonton. Saat itu saya ditanya paman mau jadi guru tari atau tidak. Saya jawab iya dan paman saya bilang saya harus belajar tari dulu,” ujarnya.

Tari pertama yang ia kuasai adalah Tari Condong saat duduk di bangku kelas 3 SD atau sekitar tahun 1950.

Alasannya karena Tari Condong menjadi dasar untuk melatih kekuatan, tenaga, dan kecepatan seorang penari.

Sedangkan tarian favoritnya adalah Tari Taruna Jaya.

4 Strategi Investasi Dengan Sentuhan Teknologi

Rabies Kembali Mencuat di Klungkung, Waspadai Lalu Lintas Anjing dari Luar Daerah

Citilink Buka Rute Baru Denpasar-Melbourne, Tingkat Keterisian Penumpang Capai 95 Persen  

Pada tahun 1957, Arini terpilih menjadi penari untuk upacara Sang Hyang Dedari di Banjar Pande Sumerta Kaja, Denpasar.

Anak keempat dari 5 bersaudara ini lahir dari keluarga berdarah seni.

Ayahnya, I Wayan Sapluk adalah seorang penabuh gamelan.

Sedangkan ibunya, Ni Ketut Samprig adalah seorang penyanyi. (*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved