HRD Sebut Soft Skill Paling Dibutuhkan oleh Semua Perusahaan

Kebutuhan terhadap suatu jenis keahlian selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu di dunia pekerjaan.

zoom-inlihat foto HRD Sebut Soft Skill Paling Dibutuhkan oleh Semua Perusahaan
istimewa
Ilustrasi melamar kerja

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA- Kebutuhan terhadap suatu jenis keahlian selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu di dunia pekerjaan.

Pada sekitar tahun 2000, akuntansi menjadi salah satu keahlian yang paling dicari.

Namun, saat ini, teknologi informatika merupakan keahlian yang paling dibutuhkan di dunia kerja.

Kendati demikian, mengutip dari CNBC, Kamis (30/1/2020), mayoritas rekruter masih memprioritaskan keahlian yang sifatnya soft skill dari seorang pelamar.

Kehilangan Pekerjaan Hingga Uang, Ini 5 Ketakutan Keuangan dan Cara Mengatasinya

Ini Tips Merasa Kaya dengan Uang yang Anda Miliki, Evaluasi Kembali Pengeluaran Anda

Bingung, Kenapa Gaji Cepat Habis ? Coba Cari Tahu Melalui 4 Langkah Ini

Chief People Officer Career Builder Michelle Armer mengatakan, soft skill menjadi penting untuk menjadikan pelamar berbeda dengan yang lainnya.

Ajukan Pertanyaan Ini "Keahlian teknis (hard skill) dapat dipelajari lebih mudah dibandingkan soft skill.

Dalam dunia kerja saat ini, rekruter kerap kali mempekerjakan kandidat yang tidak 100 persen memenuhi kualifikasi, namun memiliki potensi untuk berkembang di posisi tersebut," tuturnya.

Bahkan, beberapa survei yang dilakukan oleh website pencari kerja menunjukan bahwa 92 persen rekruter mempertimbangkan soft skill lebih penting dibandingkan keahlian teknis.

Bingung, Kenapa Gaji Cepat Habis ? Coba Cari Tahu Melalui 4 Langkah Ini

4 Tahun Putrinya Diculik, Kini Ditemukan Dalam Kondisi Hamil 9 Bulan, FU Menderita

6 Pekerjaan Ini Memiliki Stres Deadline Terendah, Cocok Untuk Kamu yang Benci Deadline

Dengan demikian, seorang pelamar kerja harus mengandalkan momen interview untuk menunjukan keahlian soft skill nya kepada rekruter.

Setelah memberitahukan keahlian soft skill, pelamar perlu menceritakan bagaimana keahlian tersebut dapat diaplikasikan di lingkup kerja.

Misal saja, pelamar menekankan bahwa dirinya seorang yang detail.

Maka, pelamar harus membuktikannya dengan menunjukan tidak adanya kesalahan penulisan dalam berkas yang dibawa.

"Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah, pelamar memberitahukan soft skill mereka, namun tidak menceritakan bagaimana keahlian tersebut dapat diimplementasikan," ucap Amber. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Akan Interview Kerja? Ini Soft Skill yang Perlu Ditunjukkan ke HRD"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved