Sidak Swalayan di Klungkung, Suwirta Ancam Tutup Toko Berjejaring dengan TDP Kedaluwarsa

Saat sidak tersebut, Suwirta mengancam akan menutup sebuah toko berjejaring, yang Tanda Daftar Perusahaan (TDP)-nya telah kadaluarsa

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menunjukkan TDP sebuah toko berjejaring yang sudah kedaluwarsa, Jumat (31/1/2020). Suwirta pun mengancam menutup toko berjejaring tersebut, jika tidak segera memperpanjang tanda daftar perusahannya. Sidak Swalayan di Klungkung, Suwirta Ancam Tutup Toko Berjejaring dengan TDP Kedaluwarsa 

Sidak Swalayan di Klungkung, Suwirta Ancam Tutup Toko Berjejaring dengan TDP Kedaluwarsa

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama seluruh Tim Pengendali Inplasi Daerah (TPID) Kabupaten Klungkung dan instansi terkait melakukan sidak ke swalayan di tiga kecamatan di Klungkung, Bali, Jumat (31/1/2020).

Saat sidak tersebut, Suwirta mengancam akan menutup sebuah toko berjejaring, yang Tanda Daftar Perusahaan (TDP)-nya telah kedaluwarsa.

Sidak ini awalnya untuk mengecek kepatuhan pengelola toko, terkait ketertiban iklan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR), penjualan produk lokal, izin usaha, pembatasan penggunaan kantong plastik serta pemantauan ketersediaan dan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya.

Sidak menyasar beberapa swalayan besar di Klungkung, yakni Indomaret, Supermarket Inti, Cahaya Melati, Clayndys, Alfamart maupun Pasar Umum Galiran.

Saat rombongan sidak di sebuah minimarket berjejaring di seputaran Jalan Intung Surapati, Suwirta mendapati Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dari minimarket tersebut masa berlakunya sudah habis per 6 Desember 2017 lalu.

"Jika tidak segera diurus, swalayan ini akan kita tutup. Semua harus tertib, dan kami kasi waktu untuk segera mengurusnya, Senin (3/2/2020)," tegas Suwirta.

Kepala swalayan tersebut, I Kadek S mengaku tidak tahu mengenai persoalan TDP itu, karena dia baru bertugas di tempat tersebut.

Sehingga ia langsung berkoordinasi lewat telepon dengan atasannya untuk meminta kejelasan.

“TDP-nya sebenarnya sudah ada, nanti salinannya akan dibawa ke sini,” dalih Kadek S.

Tidak percaya begitu saja, Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, I Putu Suarta akan kembali memastikan TDP tersebut Senin (3/2/2020) nanti.

Apabila tidak ada bentuk fisiknya, maka pihaknya akan bertindak tegas.

“Tadi saat kita turun memang masa TDP-nya sudah habis masa berlakunya,” ujarnya.

Dalam sidak itu, Suwirta tampak fokus memperhatikan setiap produk yang dijual.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved