Bocah 12 Tahun Masuk Komplotan Begal Sadis, Korban Telah Menyerah Malah Dibacok hingga Kritis

Bocah 12 Tahun Masuk Komplotan Begal Sadis, Korban Telah Menyerah Malah Dibacok hingga Kritis

INSTRAGRAM @depok24jam
ilsutrasi begal di bekasi. Seorang ibu hamil menjadi korban bersenjata api. Pelaku merampas Motor Yamaha Nmax dan kalung perhiasan. Ternyata di boks motor itu terdapat uang arisan sebesar Rp 70 juta. 

Melukai korban merupakan modus dari komplotan begal ini untuk dapat merampas sepeda motor.

Ketika korban sudah terluka atau ketakutan, mereka langsung membawa kabur motornya.

"Dalam pemeriksaan mereka mengaku modusnya dengan cara melukai korban lalu bawa kabur motor," imbuhnya.

Sementara empat pelaku lain yang sempat buron, pada Jumat (31/1/2020), berhasil diringkus polisi di Bekasi.

Keempat pelaku ini ialah, Hendra Hermawan alias HH (20), Muhammad Aries alias MA (19), Firgia Rizky (16), dan Muhammad Harqi (18).

2 Pimpinan Berstatus Residivis

Kapolsek Tambun Kompol Siswo, mengatakan dua dari delapan tersangka yang merupakan pimpinan komplotan begal merupakan residivis.

"Jadi dua orang tersangka berinisial MA dan HH adalah residivis, ini adalah yang kedua mereka ditangkap," kata Siswo, Minggu (2/2/2020).

Kedua pelaku ini menjadi otak dari setiap aksi kejahatan yang dilakukan. 

"Jadi dua-duanya ini pimpinan, mereka sering bagi dua kelompok, dipimpin sama MA dan HH ini," jelas dia.

Selain itu, keduanya juga disinyalir bukan hanya beraksi melakukan kejahatan begal.

Dari laporan dan rekaman CCTV aksi pencurian sepeda motor, ada indikasi pelaku merupakan MA dan HH.

"Kita masih dalami, diduga mereka berdua ini bukan hanya melakukan begal tapi mencuri kendaraan sepeda motor juga, dari CCTV ada kemiripan dari keduanya," jelas Siswo.

Polisi Tembak Seorang Komplotan

Kapolsek Tambun Kompol Siswo menjelaskan keempat pelaku ditangkap terpisah, tapi masih di wilayah Bekasi.

Satu dari empat pelaku yang diringkus terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur dan melawan.

"Kita berikan tindakan tegas, terarah dan terukur kepada satu tersangka inisial HH akibat melawan saat ditangkap," jelasnya.

Korban Ada Tentara

Komplotan begal sadis di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, tidak sekali beraksi|.

Seorang tentara sempat menjadi korban keganasan komplotan begal yang digawangi remaja belasan tahun.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hedra Gunawan, mengatakan para pelaku beraksi pada Kamis (23/1/2020), sekira pukul 02.30 WIB.

"Mereka sudah sering melakukan, kami sedang dalami beberapa kasus menonjol yang dilakukan salah satu di antara mereka."

"Tapi rata-rata udah lebih dari satu kali berkasi," kata Hendra, Senin (27/1/2020).

Komplotan begal sadis ini berjumlah delapan orang.

Setiap berkasi, komplotan begal ini dipersenjatai celurit.

Terakhir, mereka melukai korban bernama Irham sebelum akhirnya merampas sepeda motor Honda Beat B-3306-FVG.

Kapolsek Tambun Kompol Siswo, mengatakan komplotan begal ini memiliki keterkaitan dengan begal yang sempat diungkap.

Ketika itu, jajaran Polsek Tambun meringkus komplotan begal yang merampas dan melukai anggota Koramil Tambun di Jalan Baru Grand Wisata, Rabu (24/10/2018) silam.

"Kalau ini mereka sudah mengakui bahwa pernah berteman sama pelaku yang begal membacok TNI di Grand Wisata, kita akan kembangkan terus," kata Siswo.

Siswo menduga mereka satu komplotan yang sama.

Terlebih aksi yang dilakukan cenderung dengan motif sama yaitu melukai dan merampas sepeda motor korban ketika sudah tidak berdaya.

"Yang jelas mereka sudah mengakui kejadian yang di Grand Wisata itu dilakukan temannya."

"Tapi mereka mengaku tidak memiliki nama kelompok," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Anggota Komplotan Begal Sadis di Tambun Ada yang Masih Berusia 12 Tahun

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved