Sponsored Content

TP PKK Provinsi Bali Salurkan Bantuan Keuangan Khusus Rp 500 Juta ke PKK Kabupaten dan Kota se-Bali

TP PKK Provinsi Bali Salurkan Bantuan Keuangan Khusus Rp 500 Juta ke PKK Kabupaten dan Kota se-Bali

TP PKK Provinsi Bali Salurkan Bantuan Keuangan Khusus Rp 500 Juta ke PKK Kabupaten dan Kota se-Bali
Humas Pemprov Bali
Foto: Ketua Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali Ni Luh Putu Putri Suastini mensosialisasi dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada TP PKK kabupaten dan kota se-Bali di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Minggu (2/2/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali menyalurkan bantuan keuangan khusus (BKK) sebesar Rp 500 juta untuk masing-masing TP PKK kabupaten dan kota se-Bali.

BKK untuk TP PKK kabupaten dan kota ini merupakan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang direncanakan, dilaksanakan dan didanai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Tahun Anggaran 2020.

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ni Luh Putu Putri Suastini mengatakan, TP PKK Provinsi Bali sangat mendapat perhatian dari Gubernur Bali Wayan Koster.

Selaku Dewan Pembina TP PKK Provinsi Bali, Gubernur Koster pada tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10 Miliar.

Waspada, Ini 10 Bahaya Rokok Elektrik yang Tidak Bisa Kita Abaikan

Bedah Buku Nyujuh Langit Duur Bukit, dari Kehidupan Keluarga, Tirta Amerta Hingga Teologi Hindu

Pemkot Denpasar Gelar Evaluasi Pemantapan Pembangunan TA. 2020

"Dana tersebut dikelola dalam bentuk Belanja Langsung (BL) sebesar Rp 5,5 Miliar dan Belanja Tidak Langsung (BTL) sebesar Rp 4,5 Miliar dalam pola BKK bagi TP PKK kabupaten dan kota se-Bali," jelasnya saat kegiatan sosialisasi dana BKK tersebut di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Minggu (2/2/2020).

Dalam sosialisasi yangdihadiri oleh TP PKK kabupaten dan kota bahkan desa di Bali itu, Putri Suastini mengatakan bahwa tujuan penyaluran dana BKK ini guna memberikan stimulan, terutama dalam pelaksanaan unsur-unsur pemberdayaan keluarga, memberdayakan masyarakat desa dan kelurahan dalam rangka pengembangan serta memajukan gerakan PKK melalui 10 program pokok PKK.

Selain itu, dana BKK juga untuk mendorong pemberdayaan dan meningkatkan peran partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan.

Dana BKK yang disalurkan, kata dia, dapat dikelola atau digunakan untuk membiayai 10 program pokok PKK di masing-masing TP PKK kabupaten dan Kota.

Pembiayaan didasarkan pada skala prioritas dan proporsional sesuai dengan kebutuhan pada tiap-tiap TP PKK kabupaten dan kota.

Dijelaskan, bahwa dana BKK ini bisa dibagi untuk biaya operasional bagi organisasi perangkat daerah (OPD) leading di kabupaten dan kota dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dan biaya operasional TP PKK kabupaten dan kota masing-masing maksimal Rp 50 juta.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved