Pengukuhan Bendesa Perancak Dipersoalkan, Musyawarah Dituding Tak Transparan

Beberapa perwakilan tokoh dan krama desa menilai ada ketidakterbukaan dari panitia penyelenggara musyawarah mufakat pemilihan Desa

Pengukuhan Bendesa Perancak Dipersoalkan, Musyawarah Dituding Tak Transparan

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Pemilihan Bendesa Adat Perancak, Kecamatan Jembrana, Jembrana, Bali, kembali menuai persoalan.

Beberapa perwakilan tokoh dan krama desa menilai ada ketidakterbukaan dari panitia penyelenggara musyawarah mufakat.

Dimana panitia mengukuhkan mantan Bendesa Perancak, I Nengah Parna, pada 13 Januari 2020 lalu.

Tokoh Desa Perancak asal Banjar Mekarsari, I Nengah Sudiartana menyatakan keberatannya atas musyawarah mufakat yang tidak terbuka.

Dimana dalam proses musyawarah mufakat itu, tidak banyak warga yang mengetahui.

Informasi tentang pemilihan hanya beredar di pamucuk atau perwakilan yang dinilai merupakan orang-orang mantan Bendesa I Nengah Parna.

"Sebetulnya kami ini meminta supaya ada keterbukaan. Yang diundang itu hanya orang-orangnya saja. Kan ini tidak baik untuk proses demokrasi yang diamanatkan dalam Perda," ucapnya, Minggu (2/1/2020) melalui sambungan selulernya.

Menurut dia, panitia hanya mengundang 41 orang pamucuk dan perwakilan warga.

Tidak mengundang perbekel, LPD atau tokoh dalam lembaga desa lainnya.

Para kelian banjar juga tidak semua diundang.

Bahkan, hanya satu calon yang hadir.

Padahal, dalam musyawarah mufakat itu ada tiga orang calon yang maju, selain Nengah Parna.

Program Noto Rogo Muncul di Tabanan, Setor Rp 1 Juta Akan Terima Rp 1 Miliar, Dugaan Penipuan

Cok Ace Upayakan Complimentary Bebas Pajak, PHRI Bali Perjuangkan ke Pemerintah Pusat

"Ini kan pembelajaran buat penerus kami di desa. Jadi biar tidak ribut terus kayak gini. Sudah tiga kali pemilihan selalu ribut, di Perancak seperti ini (tidak ada keterbukaan)," tegasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved