Babak Baru Pengeroyokan Pria di Kuta Hingga Tewas, 4 Petugas Jagabaya Ini Terancam 12 Tahun Penjara

Tewasnya terduga pelaku pencurian Muhammad Lutfi (25), di Kuta yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu menyeret empat tersangka.

Babak Baru Pengeroyokan Pria di Kuta Hingga Tewas, 4 Petugas Jagabaya Ini Terancam 12 Tahun Penjara
Tribun Bali/Zaenal Arifin
TERSANGKA - Polisi menunjukkan pelaku penganiayaan yang mengakibatkan Lutfi meninggal dunia, Kamis (6/2/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tewasnya terduga pelaku pencurian Muhammad Lutfi (25), di Kuta, Badung, Bali yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu menyeret empat tersangka.

Mereka adalah I Wayan Mahendra alias Hendra (26), I Wayan Widarta (48), I Wayan Sudanta (37), dan I Wayan Miasa (39).

Lutfi, pria asal Jember, Jawa Timur itu tewas setelah dianiaya karena dituding melakukan pencurian.

Ia dikeroyok oleh petugas Jagabaya atau pengamanan Desa Adat Kuta.

Mereka kini terancam hukuman 12 tahun penjara.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan mengatakan, tersangka Mahendra melakukan penganiayaan dengan cara menginjak paha korban, memukul pundak kiri korban, dan menendang korban menggunakan kaki kanan dalam posisi memakai sepatu.

Kemudian Widarta melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menginjak paha korban menggunakan kakinya dalam posisi menggunakan sepatu.

Lalu Sudanta melakukan penganiayaan saat korban jatuh ke lantai.

Sementara tersangka Miasa melakukan penganiayaan menggunakan lutut kaki kanan saat korban jatuh ke lantai.

“Akibat dikeroyok para pria pengamanan Desa Adat Kuta itu, korban tidak sadarkan diri.

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved