Nasib Tragis Sopir Taksi Online di Jateng Ini, Tewas Mengambang & Kaki Diikat Pemberat

Sopir taksi online bernama Tri Ardiyanto (40) asal Kudus, Jateng, ditemukan tewas mengapung di Sungai Serang Welahan Drain (SWD) Dua

(THINKSTOCK)
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, -- Kasus kriminalitas yang menyasar seorang sopir taksi online kembali terjadi. 

Sopir taksi online bernama Tri Ardiyanto (40) asal Kudus, Jateng (Jawa Tengah), ditemukan tewas mengapung di Sungai Serang Welahan Drain (SWD) Dua, Desa Bugo, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Kamis (6/2/2020) pagi.

Saat pertama kali ditemukan, kedua kaki Tri diikat dengan tali yang diberi pemberat.

Warga yang menemukan juga melihat ada tali di leher laki-laki itu.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna menyampaikan, dari hasil pemeriksaan tim medis, ditemukan luka jeratan pada leher, dua luka tusuk pada dada kiri, luka tusuk pada dada kanan, dan luka robek pelipis kiri.

Dtemukan juga luka robek telinga kanan dan bekas sayatan di tangan.

"Kasus ini masih didalami oleh Polres Jepara dan Polda Jateng," kata Iskandar saat dihubungi, Kamis.

Sebelumnya diberitakan, jenazah sopir taksi online ditemukan mengambang di Sungai Serang Welahan Drain (SWD) Dua Jepara.

Di tubuh jenazah tersebut ditemukan luka bekas sayatan dan jeratan tali. (Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jenazah Sopir Taksi Online yang Mengambang di Sungai Diberi Pemberat, Leher Dililit Tali"

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved