Satu Keluarga Dikabarkan Disekap di Apartemen Gunawangsa Surabaya, Ini Penjelasan Polisi

Polisi juga tengah memeriksa saksi dan mendalami unsur penyekapang yang dikabarkan melalui whatsapp oleh perempuan tersebut.

Satu Keluarga Dikabarkan Disekap di Apartemen Gunawangsa Surabaya, Ini Penjelasan Polisi
Gambar oleh Arek Socha dari Pixabay
Ilustrasi kunci rumah 

TRIBUN-BALI.COM - Kabar penyekapan satu keluarga di Apartemen Gunawangsa Tidar, Jalan Tidar nomor 350, Tower B Lantai 37 unit 11, Kota Surabaya beredar viral di media sosial WhatsApp. 

Kabar ini menyebutkan seorang perempuan bernama Novitq Beefong (42) disekap bersama anaknya yang berusian14 tahun dan ibunya yang berusia 82 tahun.

Mendapat kabar viral ini, Polrestabes Surabaya langsung turun tangan. 

Sudamiran menyebut, perempuan tersebut dikunci dari luar kamar apartemennya. 

Namun, perempuan ini sengaja dikunci dari luar lantaran tidak membayar cicilan apartemen selama enam bulan.

Polisi juga tengah memeriksa saksi dan mendalami unsur penyekapang yang dikabarkan melalui whatsapp oleh perempuan tersebut.

"Sudah kami mintai keterangan 6 orang, masalah pokoknya korban membeli dan menempati kamar di apartemen tersebut sudah 6 bulan menunggak. Untuk unsur yang di laporkan penyekapan masih kami dalami,"singkatnya saat dikonfirmasi, Sabtu (8/2/2020). (*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Viral di WA, Satu Keluarga Disekap di Apartemen Gunawangsa Surabaya, Polisi Beber Fakta Sebenarnya, .
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Musahadah

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved