Curhat dan Penyesalan Mendalam Suami Zikria Dzatil dalam Sepucuk Surat Permohonan Maaf ke Risma

Kasus penghinaan Zikria Dzatil terhadap Wali Kota Surabaya yang viral di media sosial, akhirnya memasuki babak baru.

(KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN)
Zikria Dzatil, tersangka penghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan keterangan di Mapolrestabes Surabaya perihal kasus yang menimpanya, Senin (3/2/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Kasus penghinaan Zikria Dzatil terhadap Wali Kota Surabaya yang viral di media sosial, akhirnya memasuki babak baru. 

Setelah sang suami tersangka, Zikria Dzatil menulis surat yang ditujukan kepada Tri Rismaharini

Kepada Wali Kota Surabaya, Daru Asmara Jaya, mengisahkan kondisi anak-anaknya pascapenahanan sang ibu.

"Bahkan kadang saya menangis sendiri ketika melihat anak saya yang bungsu (belum genap dua tahun) sering menangis memanggil-manggil mamanya," demikian tulis Daru.

Sejak Zikria ditahan, anak balitanya tak lagi bisa memperoleh Air Susu Ibu (ASI).

Anak bungsunya dan suami juga terpaksa ikut ke Surabaya dan menginap di rumah keluarga karena Zikria ditahan di Mapolrestabes Surabaya.

Mendapat olokan

Isi surat yang ditukis suami Zikria Dzatil, Daru Asmara Jaya yang ditujukan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Isi surat yang ditukis suami Zikria Dzatil, Daru Asmara Jaya yang ditujukan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. ((KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN))

Daru juga bercerita mengenai anak pertamanya yang kerap mendapatkan olokan dari orang-orang.

Di surat tersebut Daru menulis, "Anak sulung kami yang saat ini sudah bekerja kerap kali menerima celaan dan olokan baik secara langsung maupun media sosial dari orang-orang yang tidak dikenalnya."

Sebagai seorang ayah, ia mengaku tak tega melihat kondisi anak-anaknya.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved