Diduga Gara-gara Konsleting Listrik, 3 Unit Dapur Milik Wayan Karang di Karangasem Ludes Terbakar
Api melahap 3 unit dapur milik Wayan Karang di Banjar Babakan, Desa Pringsari, Kecamatan Selat, Minggu (9/2) sekitar pukul 03.30 Wita.
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA -- Api melahap 3 unit dapur milik Wayan Karang di Banjar Babakan, Desa Pringsari, Kecamatan Selat, Karangasem, Bali, Minggu (9/2) sekitar pukul 03.30 Wita.
Semua isi dalam dapur tidak tersisa.
Atap dan pintu dapur hangus lantaran kobaran api meembesar, dan dengan cepat menjalar.
Info yang dihimpun Tribun Bali di lapangan, peristiwa nahas terjadi saat warga sedang istirahat.
Warga terbangun setelah api dalam membesar dan menjalar.
Masyarakat sekitar kemudian langsung berdatangan untuk membantu memadamkan kobaran api dengan alat sederhana.
Namun besar amukan si jago merah sangat sulit dipadamkan. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem, Nyoman Tari menjelaskan, petugas mulai gelar penanganan seekitar pukul 04.00 Wita, serta api bisa dipadamkan.
Tak ada korban dan luka saat kejadian. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 30 juta karena dapur, gudang, dan WC lantaran terbakar.
"Jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 11 orang. Air untuk digunakan sekitar 10.000 liter.
Petugas Damkar dibantu BPBD, Polri, TNI, PLN, & Perbekel, serta warga memadamkan kobaran api,"jelas Nyoman Tari, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup & Badan Kepegawaian Daerah Krangasem.
Penyebab terbakar bangunan ukuran 4 x 6 meter belum diketahui.
Dugaan sementara karena konsleting listrik. Tapi petugas kepolisian dan damkar menyelidiki pemicunya.
Untung kobaran api tak menjalar ke bangunan lain. Mengingat lokasi kejadian ke bangunan lain berjarak sekitar 3 - 5 meter. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kebakaran-di-karangasem-bali.jpg)