Klungkung Diguyur Hujan Lebat, Atap Balai Budaya Klungkung Hingga RSUD Klungkung Bocor

Klungkung Diguyur Hujan Lebat, Atap Balai Budaya Klungkung Hingga RSUD Klungkung Mengalami Kebocoran

Klungkung Diguyur Hujan Lebat, Atap Balai Budaya Klungkung Hingga RSUD Klungkung Bocor
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kondisi genangan air di lantai Balai Budaya Klungkung, Minggu (9/2/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Klungkung, Bali diguyur hujan lebat pada Minggu (9/2/2020).

Saat itu, beberapa fasilitas publik, seperti rumah sakit dan Balai Budaya Klungkung, atapnya bocor.

Kondisi ini membuat air menggenang dan menganggu aktivitas masyarakat.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat guyuran lebat, sempat melakukan pengecekan.

8 Cara Agar Bisa Move On dari Masa Lalu Dengan Cepat dan Lancar

Mencegah Kanker Sedini Mungkin, Lakukan 7 Cara Ini Sebelum Terlambat

Kontribusi Penting Huang Xiqiu, Arsitek Kelahiran Indonesia Perancang Rumah Sakit SARS Hingga Corona

Beberapa bangunan seperti selasar rumah sakit dan pengembangan gedung IRD masih bocor, sehingga air hujan menggenang di lantai.

Direktur RSUD Klungkung, dr. Nyoman Kesuma juga menyampaikan, gedung Koperasi milik RSUD Klungkung, Bali juga masih bocor.

Melihat kondisi ini, Bupati Klungkung, Suwirta menugaskan Direktur Rumah Sakit untuk segera mengatasi kebocoran tersebut dan mengkoordinasikan dengan pihak rekanan untuk menindaklanjuti.

Juga segera memberikan tanda pada bagian yang mengalami kebocoran, agar nantinya ketika pihak rekanan segera bisa menangani atap yang mengalami kerusakan.

Atap bocor juga terjadi di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Minggu (9/2/2020) siang.

Bahkan saat itu air sampai menggenangdi lantai, dan sempat menganggu masyarakat yang membuat kegiatan di Balai Budaya.

Plt Kadis Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Klungkung Ni Luh Ketut Ari Citrawati menjelaskan, kebocoran atap di Balai Budaya tersebut akan berusaha diselesaikan tahun ini.

Terlebih rencananya juga akan dilakukan perbaikan penataan di selatan Balai Budaya, termasuk membenahi pintu masuk di sisi barat Balai Budaya dan Toilet.

"Anggaran untuk penataan dan pembenahan beberapa bagian di Balai Budaya itu sekitar Rp 50 Juta, dan sekalian benahi atap yang bocor," ungkapnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved