Gubernur Koster Imbau Masyarakat Tak Gunakan Pakaian Adat Pabrikan Luar Bali

Busana adat ini tidak saja membangkitkan spirit dan kebanggaan terhadap budaya Bali, tetapi juga membangun ekonomi

Gubernur Koster Imbau Masyarakat Tak Gunakan Pakaian Adat Pabrikan Luar Bali
Tribun Bali / Eka Mita Suputra
Para wisatawan yang menginap di Pulau Nusa Lembongan ketika mengikuti perlombaan berpakaian adat Bali, Kamis malam (7/12/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan pakaian adat dari hasil produksi lokal.

Hal itu sebagai upaya dalam mendukung keberadaan industri di Pulau Dewata.

Imbauan ini Gubernur Koster tegaskan saat membuka Rapat Konsultasi Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali tahun 2020 di Gedung Wisma Sabha Kantor Gubernur Bali, Selasa (11/2/2020).

"Kalau Karangasem ya (gunakan hasil industri) Karangasem, Klungkung ya Klungkung, Buleleng ya Buleleng, Jembrana ya Jembrana. Jangan menggunakan pabrikan dari Jawa. Hidupkan ekonomi kita di Bali ini, ibu-ibu perajin itu," kata dia.

Dijelaskan olehnya, bahwa saat ini ada pabrikan kain untuk baju adat dari Jawa Tengah.

Mengenai adanya pabrikan ini, Gubernur Koster mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Mas Ganjar, jangan dong gitu, jangan dihujani saya (hasil) pabriknya ke Bali. Nanti mati ekonomi saya di Bali. Mas hidupin saja yang di Jawa (Tengah) sana," kata dia menirukan permintaannya.

Baginya, jika Bali memang dibutuhkan untuk membantu, pada sewaktu-waktu bisa menggunakan batik yang diproduksi dari Jawa Tengah.

Akan tetapi, ia juga meminta agar di Jawa Tengah sekali waktu akan diminta untuk menggunakan busana adat Bali.

"Pang pade maan, pang pade majalan. Kan pang pade laku dagangane. Kan gitu (biar sama-sama dapat, biar sama-sama jalan. Kan biar sama-sama laku dagangannya. Kan gitu)," celetuknya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved