Koster Akui Citra Pariwisata Bali Turun Akibat Sampah, Upayakan juga Ditangani di Tingkat Desa

Nantinya di tingkat desa, TP PKK dalam upaya penanganan sampah ini juga akan bekerja sama dengan desa dinas dan desa adat.

Koster Akui Citra Pariwisata Bali Turun Akibat Sampah, Upayakan juga Ditangani di Tingkat Desa
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Gubernur Bali Wayan Koster hadir dalam Rapat Konsultasi PKK Provinsi Bali tahun 2020 di Gedung Wisma Sabha Kantor Gubernur Bali, Selasa (11/2/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Persoalan sampah di Bali ternyata menjadi pekerjaan rumah yang begitu berat.

Sampai saat ini persoalan mengenai sampah belum terselesaikan dengan baik sehingga berdampak pada berbagai sektor, terutama pariwisata.

Bahkan pada 2019 lalu, citra pariwisata Bali disebut-sebut turun akibat permasalahan sampah.

Turunnya citra pariwisata Bali akibat sampah ini diakui langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster.

Menurutnya, sampah ini memang sangat sensitif terhadap citra pariwisata di Pulau Dewata.

"Tahun 2019 agak menurun sedikit citra pariwisata Bali karena masalah sampah yang menjadi berita besar," kata Gubernur Koster saat membuka Rapat Konsultasi PKK Provinsi Bali tahun 2020 di Gedung Wisma Sabha Kantor Gubernur Bali, Selasa (11/2/2020).

Selain menjadi berita yang besar, isu mengenai sampah ini menurutnya juga viral di berbagai media sosial.

Lewat dunia maya itu, banyak masyarakat yang menyebutkan bahwa belum terkelolanya sampah dengan baik.

"Ada di sini, ada di situ," kata Gubernur Koster yang juga sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali itu.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved