Anggaran Rp 300 Juta untuk Bangun Toilet dan Paving di Rest Area Selabih, Tabanan

Proyek rest area di Desa Selabih, Selemadeg Barat, Tabanan yang mulai digarap sejak Oktober 2018 ini masih belum difungsikan.

Anggaran Rp 300 Juta untuk Bangun Toilet dan Paving di Rest Area Selabih, Tabanan
tribun bali/ i made prasetya aryawan
Toliet yang dibangun di rest area Selabih, Tabanan. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Proyek rest area atau tempat istirahat di areal perbatasan Tabanan - Jembrana, tepatnya di Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, hingga kini masih belum jelas.

Proyek yang mulai digarap sejak Oktober 2018 ini masih belum difungsikan.

Padahal fasilitas umum, seperti salah satunya toilet megah sudah dibangun dengan anggaran tahap dua sebesar Rp 300 juta.

Pantauan di lokasi, kawasan rest area tampak sepi. Proyek yang dibangun dengan anggaran Rp 800 juta lebih ini masih mangkrak alias belum jelas peruntukannya.

Proyek pembangunan toilet dan penataan halaman dengan paving, sudah dianggarkan pada tahap dua sebesar Rp 300 juta.

Hanya saja, untuk apa kelanjutannya masih belum jelas karena Pemkab Tabanan mengaku masih menunggu tahap selanjutnya, yakni menyalurkan air untuk di toilet.

Kemudian di sekitar areal juga masih tampak bebatuan untuk bangunan dan beberapa peralatan yang belum dibersihkan.

Kepala Bidang Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Penataan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Tabanan, Ni Kadek Faridatini Suweca mengatakan, pengerjaan proyek rest area tahap dua sudah selesai dilakukan.

Fasilitas toilet dan penataan halaman dengan paving sudah dilakukan dengan anggaran Rp 300 juta.

"Untuk tahap duanya sudah selesai pengerjaan. Kemarin Pagu Anggaran Rp 305 juta. Pengerjaan utama untuk toilet dan penataan halaman dengan paving," kata Faridatini, Selasa (11/2/2020).

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Bambang Wiyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved