Pemprov Bali Akan Berikan Bantuan Dana Rp 225 Juta Pada Kabupaten dan Kota Untuk Pawai PKB ke 41

Pemprov Bali Akan Berikan Bantuan Dana Rp 225 Juta kepada Kabupaten dan Kota untuk Pawai PKB, garapan yang dibawakan selama ini kurang bagus

Pemprov Bali Akan Berikan Bantuan Dana Rp 225 Juta Pada Kabupaten dan Kota Untuk Pawai PKB ke 41
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Koordinator Tim Kurator PKB 2020 Prof I Gede Arya Sugiartha didampingi Kepala Bidang Kesenian dan Tenaga Kebudayaan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ni Wayan Sulastriani memimpin rapat pemantapan materi pawai, parade, dan lomba Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2020 di Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Selasa (11/2/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) akan memberikan bantuan dana sebesar Rp 225 juta kepada kabupaten dan kota dalam pelaksanaan pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-42 tahun 2020.

Dana tersebut diberikan lantaran garapan pawai PKB yang dibawakan oleh kabupaten dan kota selama ini dinilai kurang bagus.

Koordinator Tim Kurator PKB 2020 Prof I Gede Arya Sugiartha mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap garapan pawai yang dibawakan oleh kabupaten dan kota se-Bali.

Menurutnya, garapan yang dibawakan selama ini kurang bagus dan kabupaten/kota selalu beralasan karena tidak ada dana.

PLN Unit Induk Distribusi Bali Terima Kunjungan Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur

Terkait Korupsi Dana UEP Pedesaan Rp 225 Juta, Tanggapi Pledoi Rijasa, Jaksa Tetap Pada Tuntutan

Hasil Operasi Antik Agung Diawal Tahun 2020 di Bali, Polda Ungkap 60 Kasus Narkoba Ini

“Disuruh gladi endak mau karena endak ada biaya. Kan kita agak susah juga ngaturnya. Kalau ada biaya kan kita bisalah meminta ini meminta itu,” katanya saat memimpin rapat pemantapan materi pawai, parade, dan lomba PKB 2020 di Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Selasa (11/2/2020).

Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar itu menjelaskan, guna memperoleh bantuan dana pawai pada PKB ke-42 ini, kabupaten dan kota sebelumnya harus mengikuti penilaian proposal atas penciptaan karya seni untuk tiga kategori garapan.

Ketiga kategori tersebut yakni kategori garapan lambang daerah (identitas daerah), kategori koreografi kolaborasi bertemakan Atma Kerthi dan kategori koreografi tematik (hasil eksplorasi budaya khas kabupaten dan kota).

Pada kategori garapan lambang daerah akan mendapatkan hadiah Rp 50 juta, koreografi kolaborasi bertemakan Atma Kerthi Rp100 juta dan kategori koreografi tematik masing-masing diberikan uang Rp 75 juta.

Ia menjelaskan, guna mendapatkan dana ini pihaknya akan mengadakan lomba proposal yang diadakan di masing-masing kabupaten dan kota.

Nantinya, proposal yang jatuh sebagai pemenang yang akan didanai oleh Pemprov Bali.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved