Driver Ojek Dibacok Hanya karena Masalah Sepele, Padahal Telah Minta Maaf dan Kembalikan Uang

Driver Ojek Dibacok Hanya karena Masalah Sepele, Padahal Telah Minta Maaf dan Kembalikan Uang

Driver Ojek Dibacok Hanya karena Masalah Sepele, Padahal Telah Minta Maaf dan Kembalikan Uang
DOK POLSEK PUGER
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, KUPANG - Marten Taga (34), warga Jalan El Tari, Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditangkap aparat Kepolisian Sektor Oebobo.

Kapolsek Oebobo Kompol I Ketut Saba, mengatakan, Marten ditangkap karena membacok seorang tukang ojek bernama Dominggus Djawwu (22).

"Dominggus dibacok menggunakan parang dan sebilah pisau di Pasar Naikoten," kata Saba, kepada sejumlah wartawan, di Kupang, Jumat (14/2/2020).

Polisi Gerebek Ritual Menyimpang di Tegalalang Ubud, Ada Uang Rp 125 Juta dan Detergen

Kejadian itu, lanjut Saba, berawal saat pelaku datang menghampiri korban dan meminta kepada korban untuk mengantarkan (ojek) anaknya ke sekolah.

Pelaku lalu memberi uang ojek kepada korban sebesar Rp 5.000 dan korban menerima uang itu.

"Tetapi korban baru ingat, kalau sudah menerima pesanan dari orang lain terlebih dahulu. Kemudian korban langsung mengatakan kepada pelaku kalau sudah menerima pesanan dari penumpang lain sehingga korban meminta maaf dan mengembalikan uang pelaku," ujar dia.

Sopir Taksi Terinfeksi Virus Corona Setelah Antar Turis China ke Bandara

Akhirnya, terjadi pertengkaran antara keduanya.

Tidak puas, pelaku pergi mengambil parang dan pisau di meja jualannya dan datang menghampiri dan melakukan penganiyaan mengunakan parang.

Tetapi, korban menghindar dan lari.

Namun, saat korban lari dan terjatuh, pelaku langsung melakukan penganiyaan mengunakan pisau dan parang.

Otoritas Bali Lakukan Contact Tracking Lacak Lokasi Kepergian WNA China Positif Corona Saat di Bali

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved