Inilah Perjalanan Cokelat di Dunia, Dari Minuman Suku Aztek sampai yang Kita Kenal Sekarang 

Masyarakat suku Maya, Toltec, dan Aztek di Benua Amerika diketahui jadi komunitas-komunitas pertama yang mengonsumsi cokelat.

kaltim.tribunnews
Ilustrasi cokelat dan kakao. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Masyarakat suku Maya, Toltec, dan Aztek di Benua Amerika diketahui jadi komunitas-komunitas pertama yang mengonsumsi cokelat.

Komunitas yang hidup sekitar 3.000 tahun lalu ini telah mengolah biji kakao jadi minuman cokelat yang layak konsumsi.

Cokelat yang kita kenal sekarang ini, berasal dari biji buah kakao.

Biji kakao ini kemudian diolah sedemikian rupa hingga layak konsumsi.

Dilansir dari Britannica, Suku Aztel menyajikan cokelat dalam bentuk minuman yang bernama xocoatl.

Pangdam IX/Udayana Pimpin Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi TA 2020

Deretan BUMN Ini Sudah Ditandai Erick Thohir Karena Punya Bisnis Kampus

Tak Usah Takut Kesepian, Berikut 5 Ide Perayaan Valentine bagi Kamu yang Jomblo

Dalam Bahasa Nahuatl, kata tersebut berarti air yang pahit.

Minuman ala Suku Aztek ini dibuat dari biji kakao yang dikeringkan lalu dibakar dengan api.

Setelahnya, biji tersebut dihaluskan dengan alat batu bernama metate di atas api kecil.

Setelah halus dan berbentuk seperti pasta, Suku Aztek menambahkan vanilla dan beberapa rempah serta bumbu lain. Mereka juga menambahkan jagung untuk membuat rasa lebih ringan.

Dinanti Selama 9 Tahun, Shandy Aulia Akhirnya Melahirkan Anak Pertama

Ramalan Zodiak Cinta Jumat 14 Februari 2020, Libra Sedang Tidak Stabil, Virgo Cobalah Sisihkan Egomu

Koma 5 Hari, Racun Ular Weling Kontaminasi Tubuh Adila Oktavia Hingga Akhirnya Meninggal

Pasta yang sudah diberi tambahan rasa, kemudian dibentuk kecil-kecil dan didinginkan.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved