Dewan Sangsikan Peran Badan Pengelola Pariwisata Bangli

Komisi II DPRD Bangli menilai keberadaan Badan Pengelola Batur Unesco Global Geopark (BUGG) sama sekali belum efektif

Dewan Sangsikan Peran Badan Pengelola Pariwisata Bangli
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Ketua Komisi II I Ketut Mastrem. Dewan Sangsikan Peran Badan Pengelola Pariwisata Bangli 

Dewan Sangsikan Peran Badan Pengelola Pariwisata Bangli

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Komisi II DPRD Bangli menilai keberadaan Badan Pengelola Batur Unesco Global Geopark (BUGG) sama sekali belum efektif.

Dewan juga menilai badan tersebut belum selayaknya ada.

Ketua Komisi II DPRD Bangli I Ketut Mastrem mengungkapkan alasan belum layaknya ada badan pengelola, lantaran belum ada kemajuan apapun di bidang pariwisata.

Terlebih peran badan pengelola juga dinilai sama dengan yang dilakukan Dinas Pariwisata sebelumnya.

“Kalau cuma nudukin (memungut) retribusi tiket, kan sama saja. Dinas juga bisa,” ujarnya, Minggu (16/2/2020).

Mastrem menyangsikan kenaikan pendapatan retribusi pariwisata yang kerap dibanggakan dengan adanya badan pengelola.

Hal ini mengingat badan pengelola baru efektif bulan Januari 2019.

“Baru beberapa bulan masa dia tahu naik atau tidaknya? Belum tentu lah. Disamping itu, pasca operasi tangkap tangan (OTT) oknum petugas pungut, saya panggil Dinas Pariwisata kenaikannya 100 persen kok. Jadi bukan karena ada badan pengelola,” imbuhnya.

Menurut Mastrem, eksekutif harusnya membuat suatu kejelasan jika hendak membentuk badan pengelola secara resmi sesuai peraturan daerah.

Prediksi Arsenal vs Newcastle: Tak Ada Asalan The Gunners Kalah di Kandang

BPKAD Pastikan TPP Badung Cair Tepat Waktu

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved