Pemprov Bali Dorong Pembentukan Koperasi Produksi

Pemprov Bali dorong pembentukan koperasi produksi, Upaya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor riil.

Pemprov Bali Dorong Pembentukan Koperasi Produksi
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Foto: Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Bali I Wayan Mardiana beberapa waktu lalu 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam pembangunan di bidang perkoperasian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali ke depan akan mendorong pembentukan koperasi produksi.

Hal ini sebagai upaya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor riil.

"Kita lebih mendorong untuk membentuk koperasi produksi sehingga sektor riil akan bergerak," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Bali I Wayan Mardiana beberapa waktu lalu.

Mardiana mengatakan, koperasi simpan pinjam hanya melayani penyimpanan dan masyarakat yang meminjam uang.

Pemerintah Akan Wajibkan Perusahaan Besar Berikan Bonus Pada Pekerjanya, Ini Detailnya

Begini Cara Mengonsumsi Madu untuk Menurunkan Berat Badan

Jambret di Singapadu Tengah Berhasil Dibekuk Polisi

Koperasi ini dinilai tidak bisa bergerak lebih luas dibandingkan dengan koperasi produksi.

Di sisi lain, keberadaan koperasi simpan pinjam membutuhkan modal besar dari anggota, seperti iuran wajib dan iuran pokoknya.

Sementara jika koperasi produksi tidak memberatkan anggota tetapi mampu menghasilkan dan memaksimalkan produksinya.

Dengan terbentuknya koperasi produksi juga diharapkan adanya jaminan pasar dan jaminan harga di tingkat petani.

Jika adanya jaminan pasar dan harga, nantinya produk pertanian tidak anjlok pada saat panen raya.

"Itu tujuannya, ini yang kita dorong," kata eks Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali itu.

Mardinana mengatakan, guna membentuk koperasi ini pihaknya tidak bekerja sendiri melainkan harus bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Kerja sama rencananya dilakukan dengan desa adat, subak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Dinas Perdagangan.

Saat ditanya sudah berapa ada koperasi produksi di Bali, Mardiana belum bisa menyebutkan angka secara pasti.

Ia berkata sudah banyak koperasi produksi di Bali.

Salah satu contohnya koperasi produksi kakau yang ada di Jembrana dan koperasi manggis yang ada di Pupuan, Tabanan.(*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved