Wisatawan Bisa Mejukungan Sepuasnya, Wisata Mejukungan Jadi Andalan Desa Tegal Mengkeb Tabanan

Wisata mejukungan kembali dibangkitkan dan dikembangkan Desa Tegal Mangkeb Tabanan, yang dikelola Badan Pariwisata Desa

Wisatawan Bisa Mejukungan Sepuasnya, Wisata Mejukungan Jadi Andalan Desa Tegal Mengkeb Tabanan
Dok
Wisatawan menikmati wisata mejukungan di aliran Tukad Yeh Ho, Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Bali, beberapa waktu lalu. Wisatawan Bisa Mejukungan Sepuasnya, Wisata Mejukungan Jadi Andalan Desa Tegal Mengkeb Tabanan 

Wisatawan Bisa Mejukungan Sepuasnya, Wisata Mejukungan Jadi Andalan Desa Tegal Mengkeb Tabanan

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Setelah Desa Adat Yeh Gangga yang menumbuhkan wisata mejukungan tradisional, kini di Pantai Klecung, Desa Tegal Mengkeb, Tabanan, Bali, juga mengembangkannya.

Selain mejukungan, desa yang berada di Kecamatan Selemadeg Timur ini, juga menyuguhkan wisata yoga.

Rata-rata kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik untuk menikmati wisata tersebut berjumlah 200 orang per hari.

Menurut Perbekel Tegal Mengkeb, Dewa Made Widarma, wisata mejukungan dan yoga sudah ada sejak 2017 lalu.

Namun saat ini, wisata tersebut kembali dibangkitkan dan dikembangkan, dikelola Badan Pariwisata Desa (BPD).

Apalagi sebelumnya, Desa Tegal Mengkeb sudah dikenal sebagai tempat yoga oleh banyak wisatawan.

Penyerang Bali United Akui Menu Latihan Shin Tae-yong Keras, Tak Ingin hanya Kuat Main 60 Menit

MotoGP 2020 dan Wabah Virus Corona, Bos Dorna Segera Putuskan Sikap untuk Seri Dua di Thailand

"Apalagi Pantai Klecung juga sebagai tempat bermain ATV," kata Dewa Widarma, Minggu (16/2/2020).

Dia menjelaskan, wisata mejukungan tradisional kini telah siap 14 jukung dari nelayan.

Saat mejukungan, wisatawan akan dipandu nelayan menelusuri sepanjang Tukad Yeh Ho.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved